Trenz Indonesia
News & Entertainment

KASAD Cek Tugas Yonif 122/Tombak Sakti

Tugas Berat Menanti Pasukan di Papua: Menghalau Kejahatan dan Menjaga Kemanusiaan

138

PEMATANG SIANTAR SUMUT, Trenzindonesia | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman menekankan pentingnya tugas yang diemban oleh Batalyon Infanteri (Yonif) 122/Tombak Sakti dalam menjaga wilayah Papua. Dalam Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) di markas Yonif 122, Kasad memastikan pasukan tersebut siap melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) di Sektor Utara Papua.

Dalam pemeriksaan tersebut, Kasad memeriksa kesiapan pasukan dan peralatan yang akan digunakan dalam penugasan. Namun, lebih dari itu, Kasad menyoroti indikator keberhasilan tugas yang harus dipahami oleh seluruh prajurit. Menurutnya, tidak hanya mengamankan senjata dari pihak yang tidak berwenang, tetapi lebih penting lagi adalah mampu menghalau berbagai kegiatan ilegal yang masuk ke wilayah Papua, seperti penyelundupan senjata dan amunisi, infiltrasi bantuan dari luar, dan peredaran narkoba.

Kasad juga menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi seluruh personel yang akan bertugas di Papua, meskipun wilayah tersebut dianggap relatif aman. Ia mengimbau agar prajurit juga aktif membantu masyarakat setempat. Melalui pembinaan teritorial, mereka dapat memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad didampingi oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Rahma Dudung Abdurachman. Ia juga memberikan pesan kepada seluruh prajurit dan anggota Persit KCK yang hadir. Kasad menekankan agar prajurit menjalankan tugas dengan baik dan menjaga kesehatan diri. Jika ada anggota yang sakit, ia menginstruksikan agar segera dibawa ke rumah sakit. Ia juga meminta dukungan dan doa dari para ibu-ibu untuk keselamatan suami-suami mereka yang bertugas di wilayah yang berisiko.

Kasad berjanji untuk memberikan dukungan lebih lanjut kepada pasukan tersebut, termasuk perlengkapan Sepatu Dinas Lapangan, dana dukungan tugas operasi, dan dana kegiatan anggota Persit KCK. Sebelum berangkat melaksanakan penugasan, Kasad memberikan kesempatan kepada para prajurit untuk berpamitan dengan keluarga mereka.

Tugas yang menanti pasukan di Papua memang berat, tetapi dengan kesiapan dan semangat yang tinggi, diharapkan mereka mampu menjalankan tugas dengan baik. Keberhasilan mereka dalam menghalau kejahatan dan menjaga kemanusiaan akan menjadi cerminan keberhasilan TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi rakyat. (Dispenad/Fjr)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.