Trenz Indonesia
News & Entertainment

Kota Bogor Berlakukan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Mulai Rabu 15 April 2020

481
Ridwan Kamil

Bogor, Trenz News | Setelah menerima izin penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) dari Kemenkes, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya menyampaikan penerapan PSBB di 5 wilayah di Jawa Barat, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, mulai Rabu 15 April 2020.

Hal tersebut disampaikan setelah Ridwan Kamil berkoordinasi dengan 5 Kepala Daerah di 5 wilayah tersebut, guna mengurangi penyebaran Virus Corona.

Menurut pria yang akrab disapa dengan Kang Emil, status PSBB di 5 wilayah tersebut akan diterapkan selama 14 hari yakni mulai tanggal 15 April hingga 28 April 2020.

“Kami tetapkan bahwa PSBB di 5 wilayah di Jawa Barat tersebut akan di mulai hari Rabu tanggal 15 April 2020 selama 14 hari. Setelah 14 hari nanti kita evaluasi apakah diteruskan atau dikurangi intensitasnya,” ujar Kang Emil lewat konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Minggu (12/4/2020).

“Untuk Kota Bogor, Kota Depok dan Kota Bekasi akan diberlakukan PSBB Maksimal, sedangkan untuk Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi penerapan PSBBnya dibagi dua, ada yang maksimal dan ada yang minimal”, lanjut Kang Emil.

Dengan adanya PSBB di lima wilayah tersebut, pastinya akan ada yang bertanya, bagaimana cara mensiasati bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 ini,

“Kami akan kelompokan menjadi 2 golongan yaitu golongan pertama adalah golongan yang terdata oleh pemerintah yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan yang Kedua adalah golongan Non DTKS yaitu mereka yang rawan miskin baru yang sebelumnya belum masuk daftar bantuan”, jelas Kang Emil.

“Di Non DTKS ini yang rawan miskin baru, juga terbagi dua, yakni yang memiliki KTP di lima wilayah tersebut serta perantau. Jadi kepada para perantau jangan khawatir, karena tetap akan dibantu oleh pemerintah Jawa Barat dan Pemerintah di 5 Wilayah BoDeBek, akan dipersamakan haknya selama memang butuh bantuan dan akan kami bantu”, ungkap Kang Emil.

Dedie A Rachim

Sementara Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan dengan keluarnya surat resmi dari Menteri Kesehatan mengenai PSBB untuk Kota Bogor yang akan diberlakukan pada Rabu 15/04/2020, pihaknya telah mempersiapkan Check Point di beberapa titik. Nantinya check point akan didistribusikan pada Selasa malam Rabu, untuk penyekatan ada enam titik yang akan dilakukan PSBB.

Ke enam titik tersebut adalah Simpang Pomad Bogor Utara, Jalan Baru Bogor, Baranangsiang dan Ciawi Bogor Timur, Taman Yasmin Tanah Sareal dan Bubulak Bogor Barat,

Selain itu Penyekatan juga akan dilakukan di seputaran Istana Bogor seperti di pintu satu, dua dan tiga dan dijaga oleh beberapa personil

Dedie juga mengungkapkan saat ini masih proses mempersiapkan PERWALI dan SK WALIKOTA untuk teknis implementasi dan SK Daftar Penerima Jaringan Pengamanan Sosial Kota Bogor,

Dua hari kedepan ini Dedie meminta kepada semua pihak untuk mempersiapkan diri menghadapi PSBB.

“Sesuai dengan kesepakatan para Kepala Daerah, akan terus dimaksimalkan pengurangan mobilitas warga khususnya yang tidak berkepentingan dan jadwal jam operasional angkot pun dibatasi yakni mulai pukul 06.00 sampai 18.00 dengan jumlah penumpang hanya 50% dilengkapi oleh masker. Sistem penerapan nya sama dengan DKI Jakarta.”, pungkas Dedie A Rachim. (dadi) | Foto: Google.co.id

Editor : Fajar Irawan

Leave A Reply

Your email address will not be published.