HomeNewsMal Pelayanan Publik, Kebijakan Agar Kehadiran Negara Dirasakan Masyarakat

Mal Pelayanan Publik, Kebijakan Agar Kehadiran Negara Dirasakan Masyarakat

Published on

Jakarta, Trenz News | Mal Pelayanan Publik merupakan kebijakan yang ditempuh agar kehadiran negara semakin bisa dirasakan oleh masyarakat dalam satu tempat yang terintegrasi untuk semua kegiatan pelayanan dasar.

Demikian pernyataan Agung Pratistho, Asisten Deputi Bidang Peningkatan Pelayanan Publik pada Kedeputian Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam usai memimpin kegiatan Sharing Knowledge Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

“Asdep Peningkatan Pelayanan Publik itu kan memang bertanggungjawab untuk mendorong kebijakan yang sudah diputuskan oleh Kementerian/Lembaga terkait untuk supaya K/L maupun Pemda itu pelaksanaannya menjadi lancar, salah satunya adalah kebijakan tentang Mal Pelayanan Publik,” jelas Agung.

Agung menyampaikan kegiatan sharing knowledge tersebut untuk memberikan pembekalan dan dorongan kepada pemerintahan kabupaten dan kota di sekitar Jabodetabek yang belum memiliki atau membangun MPP.

“Sehingga dalam waktu dekat (Mal Pelayanan Publik) bisa terselenggara dengan belajar dari pengalaman Pemerintah Kota Bogor, agar mereka biar cepat bergerak,” kata Agung.

Agung juga mengungkapkan bahwa sudah ada lebih dari 30 MPP di seluruh Indonesia dan masih akan ada lagi peresmian di beberapa kabupaten kota dalam waktu dekat. “Tadi disampaikan dari perwakilan pejabat yang hadir bahwa dalam bulan Maret, , Mal Pelayanan Publik akan diresmikan di Kota Bekasi, dan di bulan April rencananya di Pemerintah Kota Tanggerang Selatan,” kata Agung.

Selain itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, Firdaus, mengatakan bahwa pembangunan MPP Kota Bogor dimulai sejak tahun 2018 dan diresmikan pada bulan Agustus 2019 oleh Menteri Apartur Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) saat itu.

Firdaus melanjutkan bahwa di awal tahun 2020, DPMPTSP Kota Bogor diundang oleh KemenPAN-RB karena aplikasi MPP Kota Bogor akan digunakan sebagai rujukan aplikasi MPP secara nasional.

“Kita diundang oleh KemenPAN-RB untuk direview aplikasi kita dengan beberapa tambahan konten yang dipersyaratkan oleh KemenPAN-RB, karena mereka berencana ingin membuat aplikasi secara nasional, jadi salah satunya adalah aplikasi yang dimiliki oleh kita. Nah aplikasi yang kita bawa itu rencananya akan dijadikan aplikasi rujukan, rujukan yang akan diterapkan secara nasiona,” ungkap Firdaus.

Dirinya juga menyampaikan bahwa komitmen adalah kunci utama dalam membangun Mal Pelayanan Publik sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik. “Artinya bahwa ketika kita punya program, punya konsep, kita jelaskan kepada mereka (lembaga/instansi/masyarakat), dan mereka menyambut baik, itu menjadi sebuah respon,” jelas Firdaus. (PR / Humas Kemenko Polhukam)

Latest articles

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Perjuangan Anak Pemulung Tak Lagi Sunyi: Yayasan Humaniora Sekolahkan Puluhan Anak, Harapan Baru di Tengah Keterbatasan

Bekasi, Trenzindonesia.com | Di tengah kerasnya kehidupan urban, secercah harapan muncul bagi anak-anak...

More like this

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)