HomeHiburanFilmValdi Mulya Bangun Karier dari Videoklip hingga Film Layar Lebar

Valdi Mulya Bangun Karier dari Videoklip hingga Film Layar Lebar

Published on

BEKASI, Tresnzindonesia.com – Valdi Mulya perlahan membangun namanya di industri hiburan Tanah Air melalui berbagai bidang, mulai dari modeling, videoklip musik, hingga film layar lebar.

Valdi mengatakan industri hiburan saat ini memberikan peluang besar bagi generasi muda yang memiliki kemampuan lebih dari satu bidang.

“Kesempatan selalu ada untuk mereka yang mau terus berkembang dan belajar,” ujar Valdi saat ditemui di Bekasi.

Sebelum terjun ke dunia akting, Valdi terlebih dahulu dikenal lewat sejumlah videoklip musik. Ia tampil dalam videoklip lagu “Cinta Sampai Mati” milik Mayang Lucyana Fitri serta lagu “Terlalu” dan “Tak Lereni Wae” milik Ageng Kiwi.

Perjalanan kariernya kemudian berkembang ke dunia perfilman. Ia terlibat dalam film “Menjelang Magrib 2 – Wanita yang Dirantai” karya sutradara Helfi Kardit dan film “Kita Butuh Bahagia Walaupun Sesaat” karya Derry Drajat.

Valdi juga dipercaya memerankan tokoh utama dalam film pendek “Cinta Penari Sintren” yang mengangkat seni tradisional daerah.

Menurut Valdi, pelestarian budaya lokal melalui film menjadi salah satu cara memperkenalkan tradisi kepada generasi muda.

“Budaya tradisional tetap harus dipertahankan, tetapi penyajiannya bisa dibuat lebih modern agar dekat dengan penonton saat ini,” ujarnya.

Tak hanya aktif di dunia akting, Valdi juga tengah mengembangkan karier di bidang musik melalui single “Daripada Daripada”.

Bagi Valdi, seorang artis tidak hanya harus menjaga popularitas, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi perubahan industri hiburan.

“Artis yang bisa bertahan biasanya bukan hanya mengandalkan popularitas, tetapi juga punya kemampuan mengatur masa depan,” kata Valdi.

(Kelana Peterson)

Latest articles

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

More like this

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...