Trenz Indonesia
News & Entertainment

Walikota Bogor Bima Arya Lantik 10 Pejabat Struktural Dan Sidak Pasar Anyar Kota Bogor

383

Bogor, Trenz News | Setelah dinyatakan sembuh oleh tim Medis RSUD Kota Bogor, pasca perawatan dan isolasi akibat terpapar Covid-19 selama satu bulan, Bima Arya Sugiarto kembali memulai tugasnya sebagai Walikota Bogor.

Hari pertama kerja, Bima Arya mengawalinya dengan melantik Pejabat struktural, membagikan sembako, hingga menutup toko-toko yang masih beroperasi selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Walikota Bogor Bima Arya mengungkapkan kondisi fisiknya saat ini sudah fit 95 %.

“Meski sudah dinyatakan sembuh dari Wabah Virus Corona, saya masih harus berjuang untuk mengembalikan kondisi kesehatan nya”, ujar Walikota Bogor Bima Arya, saat melantik 10 Pejabat Struktural Kota Bogor, Selasa (28/04/2020), pukul 10.00 WIB.

10 Pejabat Struktural yang dilantik diantaranya 6 Kepala Dinas yaitu Dadang Sugiarta (Kepala Kesbangpol), Atep Budiman (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan), Rahmat Hidayat (Kepala Dinas Komunikasi dan Imformasi), Denni Wismanto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Iceu Pujiati (Kepala DPMPPA) dan Agustiansyach (Kasatpol PP). Selain itu Bima Arya juga melantik Abdul Wahid (Camat Bogor Tengah), Dudi Fitri Susandi (Camat Bogor Utara), Wawan Sanwani (Camat Bogor Timur) dan Evandy Dahni (Sekretaris BKAD).

“Suasana pelantikan ini sangat berbeda, saat ini kita berada di situasi yang tidak biasa. Ujian dan cobaan yang sangat luar biasa. Hari ini saya ingin memberikan penegasan kepada semua, bahwa bapak ibu dilantik dalam suasana perang, dalam keadaan luar biasa. Saya harapkan ada langkah-langkah luar biasa. Mari kita manfaatkan jabatan yang kita miliki untuk mengurangi beban masyarakat,” papar Bima Arya dalam sambutannya.

Bima pun sempat mengikuti Konfrensi Video bersama Irwasda, Polda Jabar, selesai melantik enam kepala dinas, kemudian meninjau Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Kecamatan Bogor Utara pada pukul 13.00 WIB.

Selanjutnya, Bima Arya juga melakukan rapat internal terkait data dan perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Bogor. Setelah itu, ia melakukan pemantauan penyaluran bantuan sosial non-DTKS di Kecamatan Bogor Utara.

Bima Arya pun sempat mengungkapkan bahwa ada 23.000 KK di Kota Bogor yang akan mendapat bantuan.

Menjelang sore hari, Walikota Bogor turun ke lapangan untuk memantau langsung penerapan PSBB dan aktivitas di sekitar Pasar Anyar Bogor. Di lokasi tersebut, persisnya di depan Plaza Dewi Sartika Bogor, ternyata masih banyak toko-toko diluar delapan sektor yang dikecualikan masih beroperasi, diantaranya toko pakaian, toko sepatu dan toko emas.  Melihat itu, Bima meminta kepada seluruh pemilik toko untuk menutup toko nya dan berhenti beroperasi serta meminta kepada Satpol PP untuk mengawasi ketat kawasan Pasar Anyar.

Kalau mereka tidak mentaati aturan penerapan PSBB, Bima tak segan mengancam akan mencabut izin operasi toko tersebut. Hal ini sempat di warnai dengan penolakan dari Pedagang pakaian dan aksesoris yang ada di depan Plaza Dewi Sartika Pasar Anyar. Mereka pun menagih janji kepada Walikota Bogor mengenai bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah Kota Bogor selama mereka menutup usaha nya.

Bima pun meyakinkan kepada para pedagang, akan memberikan bantuan bertahap yang sudah dimulai hari ini, (Selasa, 28/04/2020).

Bantuan tersebut  Langsung dikirim ke rumah masing-masing secara bertahap.

“Saya minta para pedagang untuk mentaati aturan PSBB serta memakai Masker saat berjualan” pungkas Bima Arya. (dadi & kotabogor.go.id)

Editor : Fajar Irawan

Leave A Reply

Your email address will not be published.