Jakarta, Trenzindonesia.com | Memasuki hari ke-23 Ramadhan 1447 H, semangat berbagi takjil kembali digelorakan Tim Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW). Meski harus berjibaku dengan kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan Jakarta, para relawan wartawan ini tetap menunaikan misi sosial mereka: membagikan takjil kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang waktu berbuka puasa.
Pada pelaksanaan pekan ke-67 yang berlangsung Jumat (13 Maret 2026), tim PJBW sebenarnya telah memulai perjalanan sejak pukul 15.00 WIB. Namun rute perjalanan dari kawasan Cakung – Klender – Cipinang Besar Utara/Selatan menuju Jatinegara, Jakarta Timur, membuat distribusi takjil sempat tersendat akibat kepadatan lalu lintas.
Baru sekitar pukul 16.30 WIB, atau setelah sekitar 1,5 jam perjalanan, tim akhirnya mulai menyalurkan takjil kepada warga.
Dari petugas keamanan hingga pedagang keliling

Penerima manfaat pertama yang ditemui tim PJBW adalah Saleh, seorang petugas keamanan yang bertugas di kawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara. Selain itu, takjil dan air mineral juga diberikan kepada Ahmad, pedagang somay keliling yang biasa berjualan di sekitar Lapas Cipinang.
Tak lama setelah pembagian dimulai, kehadiran tim PJBW langsung menarik perhatian warga sekitar. Puluhan orang pun mendatangi tim dengan harapan bisa memperoleh takjil untuk berbuka puasa.
Situasi serupa terjadi saat tim melanjutkan perjalanan menuju Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Di lokasi ini, bantuan takjil diberikan kepada sejumlah warga seperti Rizki, Kity, Hamid, dan Saudah.
Mereka berasal dari berbagai latar belakang masyarakat, mulai dari keluarga prasejahtera, tukang parkir pinggir jalan, hingga ibu rumah tangga yang kebetulan melintas dan bertemu dengan tim relawan.
Berakhir di Kwitang, berbagi bersama jamaah masjid
Awalnya, program berbagi takjil pekan ini direncanakan menyasar kawasan Monas hingga Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Namun karena waktu berbuka semakin dekat, tim akhirnya memutuskan untuk mengalihkan lokasi distribusi ke Masjid Al-Auwanin Kwitang.
Masjid yang terintegrasi dengan Majelis Taklim Al-Habib Ali Alhabsy tersebut menjadi lokasi penyaluran sekitar 60 boks takjil serta dua dus air mineral.
Bantuan itu diberikan kepada jamaah yang saat itu tengah menggelar buka puasa bersama, termasuk puluhan anak-anak yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Kedatangan tim PJBW disambut langsung oleh Ketua DKM Masjid Al-Auwanin Kwitang, Ustadz Mukhtar, bersama para pengurus masjid. Selain menerima bantuan, mereka juga menyempatkan diri berdialog dan berfoto bersama tim relawan wartawan.
Program sosial wartawan lintas media

Dalam kesempatan tersebut, Agus Santosa, selaku penanggung jawab sekaligus administrator PJBW, menjelaskan bahwa program sosial ini telah berjalan selama dua tahun dan melibatkan komunitas wartawan lintas media di Jabodetabek.
Menurutnya, kegiatan Jumat Berkah juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari lembaga dan organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga relasi dari berbagai profesi seperti artis dan pengacara yang memiliki kedekatan dengan dunia media.
“Program ini menjadi bentuk kepedulian komunitas wartawan untuk terus berbagi kepada masyarakat, khususnya pada momen Ramadhan,” ujarnya.
Bagi para relawan PJBW, kemacetan Jakarta mungkin tak bisa dihindari. Namun satu hal yang pasti, niat berbagi dan semangat membantu sesama selalu menemukan jalannya.
