Para santri dan santriwati pun ikut menyanyikan lagu terbaru band Wali yang berlirik bahasa Sunda itu. Lagu “Kumaha Aing” sendiri sempat menjadi trending musik nomor #9 di YouTube NAGASWARA Official.
Secara lirik, lagu karya Tagor Pangaribuan tersebut, sesungguhnya berbicara tentang kisah cinta dua sejoli yang sedang terpisah karena jarak dan waktu. Mereka saling mengingat kenangan indah satu sama lain saat masih bersama.
Selain menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak RCTI dan NAGASWARA yang terus mendukung kiprah mereka di sinetron dan musik, Apoy mengatakan kewajiban Wali untuk istiqomah dan tidak lupa diri.
Turut berpartisipasi dalam acara tersebut, Kolaborasi Siliwangi Band dengan Kartika Band, Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Neng Aull, KPJ Oded Debentos, KPJ Hegit Akustik, KPJ Cikapayang Road, KPJ Bankid, dan KPJ Iwan Palsu.
Syuting video klip ini melibatkan anak-anak santri dari pesantren Peradaban Dunia Jagat Arsy. Dimulai dari adegan Faank mengejar cinta Fatin, sampai dengan perjalanan kisah cinta mereka berdua.
Dari segi musik lagu “YoWes” yang merupakan karya cipta Igun Gunawan ini, diaransemen oleh Azis Murizal & Eki Zikri Nurleli. Dalam hal ini Apoy (Wali band) juga terlibat sebagai mentornya Rakhan. Menurut Apoy, Insha Allah karir Rakhan di blantika musik Tanah Air akan cemerlang, karena selain muda, Rakhan selalu ingin belajar dari pendahulunya.
Bagi Wali band sendiri, berkolaborasi dengan penyanyi lain menjadi sejarah baru dalam perjalanan karirnya. Tentunya sebagai awal sejarah, Wali band pun tak main main ketika memutuskan untuk featuring dengan Fitri Carlina.