Ketiga kisah peristiwa tersebut berlatar ruang dan waktu yang berbeda namun akan dijembatani oleh narator dan penampilan pemain biola dan penari yang semakin menguatkan peristiwa yang dihadirkan.
Posternya menyiratkan pesan mencekam tentang kengerian siksa kubur bagi siapapun yang tidak percaya. Dengan tagline yang menggugah, film ini akan menjadi sebuah pengalaman horor yang mengutamakan kekuatan cerita dan karakterisasi.
Joko Anwar, sutradara yang telah sukses mengukir namanya dalam perfilman Indonesia, ingin mempersembahkan film horor yang lebih dekat dengan masyarakat
"Film Siksa Kubur ini dibuat supaya penonton bisa merasakan diri mereka berada di dalam cerita. Visual dan penceritaannya dibikin dekat dengan masyarakat, supaya bisa lebih diresapi oleh penonton," ungkap Joko Anwar.
Happy Salma berpendapat justru di tengah pandemi ini, pelaku industri film dapat melakukan berbagai kegiatan menarik yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Selama pandemi, Happy Salma membuat teater daring yang merupakan konsep baru yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Program Generasi Lintas Budaya ini merupakan kick of mengglorifikasikan BAHANA KEBANGSAAN Belanegara Bersatu Bangsaku ragam program pilihan literasi nilai nilai kekayaan kearifan indonesia, serta berperan aktif bersinergi dengan seluruh komunitas budaya.
Bagi para penikmat seni yang tertarik dan gemar membuat dan membaca puisi, Galeri Indonesia Kaya mempersembahkan sebuah kompetisi #PuisiDiRumahAja dengan mencantumkan caption puisi bertemakan “Dari Balik Jendela” dengan foto apa saja di akun Instagram.
Lakon ini tersaji dalam empat babak, yang menggambarkan hubungan Chairil dengan empat perempuan yakni Ida, Sri, Mirat dan Hapsah. Empat perempuan istimewa, mereka menggambarkan sosok perempuan pada jaman itu.