Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan jika pada kegiatan ini juga kita melaksanakan Acara Tradisi Korps Prajurit Kostrad, yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa korsa, semangat dan rasa bangga terhadap satuan, karena dalam kehidupan prajurit jiwa korsa sangat diperlukan, sehingga perlu dipupuk dan dikembangkan dalam rangka membina kecintaan dan tanggung jawab yang pada akhirnya akan terwujud soliditas yang baik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi satuan yang bertujuan untuk melepas pejabat lama dan menyambut pejabat baru dalam rangka regenerasi dan kesinambungan organisasi.
Pangdivif 3 Kostrad menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan bagian dari tradisi satuan untuk memperkuat kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan ini.
Kunjungan Kapolres Gowa ke Divif 3 Kostrad merupakan bagian dari kunjungan kerja yang bertujuan untuk memperkuat silaturahmi guna menciptakan sinergitas antara TNI dan Polri demi kejayaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pangdivif 3 Kostrad menjelaskan bahwa kehadirannya di Polda Sulsel merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja untuk memperkokoh silaturahmi antara TNI dan Polri.
Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad juga menekankan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya sekadar sebagai momen kebersamaan, tetapi juga sebagai bagian integral dalam membangun dan memperkuat karakter prajurit Kostrad yang tangguh dan berkualitas.
Tinjauan tersebut mencakup beberapa fasilitas di Pangkalan, seperti Perumahan SBSN TA.2024, Sport Center, Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Gudang Logistik, serta Gudang Senjata dan Munisi.
Sholat Ghoib dilaksanakan berjamaah setelah Sholat Tarawih dan Witir, dipimpin oleh Mayjen TNI Choirul Anam, S.E., M.M., bertempat di Mesjid Al-Fatih, Pakkatto, Gowa, Sulawesi Selatan, pada Selasa (13/3/2024).
Kunjungan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara pimpinan dan prajurit serta menunjukkan bahwa mereka tidak dilupakan dalam situasi apapun.
Pangdivif 3 Kostrad menambahkan bahwa telah ditanam sekitar 56.000 bibit pohon keras, termasuk pohon mahoni, jati, damar, dan pohon buah, yang tersebar di wilayah target penghijauan seluas 2.185 hektar di Sulawesi Selatan dan wilayah jajaran Divif 3 Kostrad.