Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali, membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Yasonna H. Laoly. Beliau mengungkapkan bahwa upacara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023 adalah ungkapan syukur atas 78 tahun kemerdekaan Indonesia
Menkumham menyampaikan harapannya kepada narapidana yang telah menghirup udara bebas untuk mulai berkontribusi secara aktif dalam pembangunan untuk melanjutkan hidup, kehidupan, dan penghidupan sebagai warga negara, anak bangsa, dan anggota masyarakat di lingkungan tinggalnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham, Andap Budhi Revianto, yang hadir mewakili Yasona mengungkapkan rasa bangga serta terimakasihnya atas penghargaan ini.
Pemberian penghargaan tersebut, lanjut Yasonna, dalam bidang pelayanan publik, penanganan pengaduan pelanggaran HAM, pelaksanaan aksi Rencana Aksi Nasional HAM (RANHAM), sampai dengan pelaksanaan kewajiban-kewajiban internasional di bidang HAM.
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly, mengatakan tema Hari HAM yang mengusung tema kesederajatan, kesetaraan, atau persamaan hak yang dipilih oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun ini merefleksikan kondisi dunia yang tengah terdampak pandemi.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengatakan pertemuan ini merupakan bentuk sinergi antara JDIH yang ada di kementerian/lembaga pusat dan daerah di Indonesia dalam mewujudkan penataan regulasi dan reformasi hukum
Beruntung sekali pada kegiatan Eazy Passport kali ini turut dihadiri oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna H. Laoly, Direktur Lalulintas Keimigrasian, Cucu Koswala dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Muhammad Tito Andrianto
LMKN sendiri dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 28/2014 tentang Hak Cipta. Undang-undang ini untuk mengutamakan kepentingan nasional dan memperhatikan keseimbangan antara kepentingan pencipta, pemegang hak cipta, atau pemilik hak terkait dengan masyarakat. Sesuai undang-undang,
Acara pelantikan para Menteri serta Pejabat Setingkat Menteri Kabinet Indonesia Maju yang berlangsung sederhana dan singkat itu diakhiri dengan mengumandangkan kembali lagu kebangsaan Indonesia Raya.