Trenz Indonesia
News & Entertainment

Cerdas Lastri : NDORONE LASTRI GAGAL MANING BERANGKAT HAJI

CERDAS: Cerita Pedas, Lastri : Nglarasing Ati

Jakarta, Trenz Corner | Sebagai muslim yang taat, Ndoro Bei sudah lama mimpi bisa berkunjung ke Tanah Suci untuk beribadah haji. Untuk itu, Ndoro Bei sudah puluhan tahun  menabung, agar bisa segera berangkat ke Tanah Suci. Ndoro Bei memang tekadnya sudah bulat untuk bisa menjalankan rukun iman kelima tersebut.  Tapi setelah waktunya berangkat tiba sejak tahun lalu, tapi terhalang oleh kasus wabah Pandemi Covid 19 yang melanda dunia dan mengharuskan pemerintah Arab Saudi menutup Tanah Suci.

“Kuciwa inyong Lastri, kebangetan masa ditunda maning.” kata Ndoro Bei, begitu mendengar kalau Pemerintah kembali tidak memberangkatkan calon jemaahnya pada musim haji tahun 2021.

“Ana apa Ndoro, ko, tulung-tulung (teriak-teriak) ora karuan, ” kata Lastri sang babu idola

“Inyong batal mangkat maning, apa ora mumet jajal,” kata Ndoro Bei.

“Alasan apa, kok maning-maning batal” desak Lastri.

“Alesan pemerintah RI, pemerintah Arab belum mengajak pemerintah Indonesia untuk ngebahas soal haji tahunan. Yang artinya Pemerintah Indonesia tidak dapat kuato haji tahun ini,” kata Ndoro Bei.

“Belum lagi, soal pandemi wabah covid yang belum melandai.

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah  memiliki tanggung jawab menjaga dan melindungi warga negara Indonesia.” kata Lastri pinter.

“La, jare ana 11 negara yang boleh kirim jemaah haji, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Italia, Jepang, Jerman, Prancis, ortugal, Swedia, Swiss, Uni Emirat Arab.

11 negara itu, notabene muslim nya setitiik deneng dapat kuota?” kejar Ndoro Bei.

Kue, itu bukan urusan haji tok yang 11 negara ulih mblebu negara Arab, tapi berkaitan dengan bisnis dan hubungan dimplomatik lainya. Jadi juragan aja Cumpet pikirane.  Alias Haid, hasut iri dengki.” jawab Lastri keyen

“Tapi kan jemaah sing menunggu bertahun-tahun dirugikan.”  ujar Ndoro Bei mancing.

“Sabar, menunggu dengan iklas, itu bagian dari iman. Gusti Allah lagi nguji iman calon jemaah haji Indonesia, nggak ada kesulitan tanpa kebahagiaan dari Allah.

Positive thinking, makane dadi wong. Aja manasin orang aja kerjaane,” kata babu Lastri bijaksini.

“Dalam ajaran Islam, menjaga jiwa salah satu dari lima Maqashid Syariah selain menjaga agama, akal, keturunan dan harta, yang harus dijadikan dasar pertimbangan utama penetapan hukum dan kebijakan agar kemaslahatan masyarakat,” kata Babu Mbois ini jos.

Mestine ana kompensasi penundaan dan daftar tunggu ya?” kata Ndoro Bei.

Haesy, wong niat ibadah malah njaluk, minta kompensasi. Ora bener kue, itu. Tapi perlu dipikirkan juga x ya, oleh Pemerintah xixixi” kata Lastri pamit beli Pecel Lele Mas Slamet.

Pondok Ranggon

5/6/2021

 

Sekilas tentang penulis

SUTRISNO BUYIL

Sutrisno Buyil

Adalah wartawan senior dibidang hiburan, ia mengawal karir sebagai kontributor diberbagai media besar di masanya, Berita Buana, Berita Yudha, Suara Karya, kemudian nyantol di Majalah Serasi, Majalah Film dan Koran Wawasan Semarang.

Sebagai wartawan Buyil begitu ia biasa disapa pernah menyabet beberapa penghargaan dibidang penulisan berita di Kontes Dangdut TPI (KDI), Lomba Tulis tentang destinasi wisata Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang digelar Kementerian Pariwisata, Juara Satu Lomba Penulisan Produk Vitalis dan Juara 2 Foto Kementrian Wisata soal Destinasi Wisata di Garut

Kini Sutrisno Buyil, menjabat sebagai Ketua Umum Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia dari tahun 2014-2020 Dan periode 2021-2025

Leave A Reply

Your email address will not be published.