Trenz Indonesia
News & Entertainment

Saiful SH: PROKES, PPKM Dan VAKSIN, Efektif Turunkan Penyebaran Pandemi Covid-19.

116

Jakarta, Trenz Corner | Pandemi covid-19 yang berstatus bencana non alam, seiring waktu, melandai dan bisa di katakan terkendali di NKRI, utamanya sejak di terapkan nya Prokes, PPKM, vaksinasi, dll.

Ini terbukti di mulai dari kasus aktif , kasus harian, hingga angka kematian yang mengalami penurunan.

Tentunya manfaat vaksin dan PPKM serta prokes sangat luar biasa, yang mana vaksin itu sendiri bermanfaat memberikan perlindungan atau anti bodi supaya tidak tertular sakit berat akibat covid-19, dengan cara menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh.

Percepatan vaksin  adalah percepatan pembentukan heard immunity untuk warga negara Indonesia.

Dan Indonesia sukses dalam melaksanakan percepatan vaksinasi. Berdasarkan data sampai saat ini, sudah tercatat kurang lebih 100 jt dosis vaksin, hal ini juga menuai pujian dari dunia international, dan Indonesia menduduki peringkat ke 6 dunia  dalam keberhasilannya mengatasi pandemi covid-19.

Bank dunia memberikan apresiasi positif terhadap melandainya kasus covid-19 saat ini, dengan dua alasan :

Yang pertama, Indonesia berhasil mengamankan vaksin anti virus sejak jauh hari, padahal Indonesia belum memproduksi vaksin sendiri. Semua negara yang terdampak pandemi membutuhkan vaksin, tapi Indonesia mampu mengamankan vaksin sebagai modal untuk percepatan vaksin dalam mewujudkan kekebalan kolektif.

Yang kedua, Indonesia berhasil menyediakan kebutuhan anggaran penanganan pandemi covid-19.  Baik dari APBN serta dukungan dari pihak lain.

Terlepas dari semua itu, kita bangga dengan capaian Bapak Presiden yakni Pak Jokowi yang telah mendahulukan kesehatan dan ekonomi rakyat di tengah pandemi covid-19.

Akan tetapi kita tetap harus prokes, dan patuhi Persturan kesehatan. Semoga Gelombang ke 3, tidak terjadi kenaikan kasus covid-19, yang mana fase gelombang 3 ini ya tentunya 3 bulan kedepan. Kita tetap harus prokes, juga Vaksin. Terutama vaksin untuk anak anak usia 12 tahun hingga 17 tahun, supaya Pembelajaran Tatap Muka,  bisa berjalan..

Saiful SH

Leave A Reply

Your email address will not be published.