Trenz Indonesia
News & Entertainment

Tim JKW-PWI Riding Bareng Petinggi Kingland Pontianak Sejauh 199 Km

597

Oleh: Agus Blues Asianto

Pontianak, Trenz Corner I Minggu (12/12, tepat pukul 08.00 WIB pagi, Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-Persatuan Wartawan Indonesia (JKW-PWI) menginjakkan kaki di Pulau Kalimantan dan siap melanjutkan penjelajahan bersejarahnya.

Sebelumnya, Jumat (10/12) siang, KMP Bahtera Nusantara 01 yang membawa tiga jurnalis bikers yaitu Saya, Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk, dari Pelabuhan Tanjung Uban, Kepri berlayar selama 20 jam menuju pulau Tambelan, Kepulauan Riau. Dan lepas pukul 23.00 WIB kapal yang masih terbilang baru dan di nakhoda oleh M. Sinaga kembali tarik jangkar untuk menuju ke Pelabuhan Sintete Kapet, Kalbar.

Perjalanan dari Tambelan ke Sintete memakan waktu sekitar 8 jam. Cuaca pun mendukung, tidak seperti dalam pelayaran sebelumnya dari Tanjung Uban ke Tambelan.

“Cuaca dari Tambelan ke Sintete cukup baik. Sangat berbeda dengan perjalanan sebelumnya, dari Tanjung Uban ke Tambelan, cuaca buruk dan ombak sangat tinggi. Motor Ibonk sempat terguling, tapi tidak ada kerusakan berarti,” kataku dalam laporan kepada tim di Jakarta lewat pesan suara aplikasi WhatsApp.

Kali ini, berbeda dengan riding sebelumnya. Meski dari lambung kapal meluncur empat unit motor Kawasaki, namun tanpa kehadiran Yanni Krishnayanni yang merupakan satu-satunya perempuan dalam tim ekspedisi JKW-PWI.

A Kui lewat peta Kalbar menjelaskan perencanaan rute yang akan dilintasinya, dari Kedai Kopi Rusan yang sudah berdiri sejak tahun 1955 di Singkawang.

Yanni sudah lebih dulu terbang dari Kepulauan Riau dan tiba di Kalimantan pada 4 Desember 2021, untuk melakukan pendakian Gunung Bukit Raya (2.278 mdpl). Yanni terpaksa meninggalkan rekan-rekannya menggunakan pesawat karena ketidakpastian jadwal pelayaran menuju Kalimantan akibat cuaca buruk.

Sementara saya, Ibonk dan Sonny meluncur dari Pelabuhan Sintete Kapet menuju kota Pontianak melalui kota Singkawang, yang terkenal dengan julukan kota seribu Klenteng. Tanpa harus menunggu lama, akhirnya Kingland cabang Pontianak yang mengendarai mobil SUV yang dipimpin oleh Hendryanto atau A Kui beserta Benny dan Yanto mobil pun merapat disisi keempat motor Kawasaki.

Yanni berpose di puncak Bukit Raya, Kalbar-Kalteng.

Sonny pun bertanya dengan siapakah yang akan membawa Kawasaki W175 TR yang menjadi tungganan Yanny ini.

Ternyata tanpa berpanjang kali lebar, A Kui langsung angkat tangan sambil menghampiri motor yang akan dibawanya. “Biar saya yang bawa,” singkat A Kui sambil meminta kunci kontaknya. Padahal kita mengira motornya Yanni, kalau tidak Benny, mungkin saja Yanto yang juga dari Kingland Pontianak. Ternyata malah Big Boss Kingland Pontianak yang membawa sendiri motor Yanny. Meskipun  jarak tempuh Sintete ke Singkawang sejauh 45 Km. Selidik punya selidik ternyata A Kui juga seorang bikers dan pelari ini.

Tak cukup sampai disini, usai makan siang di Singkawang dan menikmati kopi di Sungai Pinyuh, A Kui kembali riding bersama kita menuju Pontianak, perjalanan berjarak sekitar 199 Km. Top dech A Kui ini.

Ekspedisi tim JKW-PWI dilepas langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, dari Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Penjelajahan bersejarah empat jurnalis, termasuk seorang wartawati, ini mengampanyekan gerakan cinta Tanah Air melalui komunikasi dengan setiap anggota masyarakat yang ditemui selama perjalanan.

Dari sisi kepariwisataan, JKW-PWI bisa membantu pemerintah dalam membangun kembali dunia pariwisata nasional yang terpuruk akibat pandemi COVID-19.

Selain didukung PT  Kawasaki Motor Inonesia dan Ban Kingland, Ekspedisi JKW-PWI didukung oleh Kemenpora, Artha Graha Peduli-Artha Graha Network, Contin Moto Jakarta, Trooper Custom Helm. I Foto-foto: Indrawan Ibonk,  Agus Bues Asianto, Dedi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.