Trenz Indonesia
News & Entertainment

Ucommune Gelar Ajang “4th World INS Conference” di Beijing

Rilis Laporan Resmi tentang Tren Masa Depan Rilis Laporan Resmi tentang Tren Masa Depan

37

BEIJING, PRNewswire | Ucommune, pengelola komunitas ruang kerja bersama (co-working) terbesar di Tiongkok, baru saja menggelar ajang “4th World INS Conference” di Beijing, Tiongkok.

Dirancang untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan kerja sama dalam perekonomian inovasi, ajang tahun ini mendatangkan ribuan wirausaha dan pencetus ide (thought leader). Tema acara ialah “The Future of Co-inventing” (Masa Depan Investasi Kolaboratif), sesuai dengan tiga nilai utama Ucommunie, yakni “Inovasi, Jaringan, dan Berbagi“.

Ucommune Rilis Laporan Resmi tentang Tren Masa Depan

Ajang “4th World INS Conference” melibatkan lebih dari 50 pakar, ilmuwan, pemimpin industri, lembaga investasi, dan inovator kewirausahaan. Mereka mengupas sederet topik dari solusi smart living hingga inovasi dan pertumbuhan bisnis.

“Sebagai pengelola ruang kerja bersama terbesar di Tiongkok, kami mengemban tanggung jawab untuk menghubungkan orang dan memfasilitasi pertukaran ide demi menggerakkan inovasi,” kata Dr Daqing Mao, Pendiri dan Komisaris Utama Ucommune.

“Ajang ‘INS World Conference’ memasuki tahun keempatnya. Ajang tahun ini mendatangkan tokoh-tokoh paling cemerlang dari seluruh Tiongkok untuk berkreasi dan berbagi. Dilengkapi semangat inovasi, berbagi, dan menjalin koneksi, ajang tersebut mengulas bagaimana tren-tren teknologi di masa depan, ide kreatif, serta perkembangan budaya tengah mengubah rutinitas harian dan pekerjaan kita.”

Selama ajang ini berlangsung, Ucommune mengumumkan sejumlah temuan dari laporan resmi tahunan mereka yang bertajuk “The Future of Co-inventing: Report on Future Trends in 2019” (Masa Depan Investasi Kolaboratif: Laporan tentang Tren-Tren Masa Depan pada 2019).  Laporan resmi tersebut menyajikan wawasan ilmiah yang penting untuk kalangan analis data, pengamat ekonomi, dan peneliti politik.

Laporan setebal 96 halaman ini mencakup data dari 76 set data dan 10 kota yang dipakai untuk mencermati bagaimana kecerdasan buatan akan merumuskan rumah masa depan, ruang publik, serta perkantoran dalam sembilan skenario dan industri: teknologi blockchain; 6G; sistem layanan kesehatan terkoneksi untuk keluarga; aplikasi VR; kendaraan swakemudi (autonomous driving), serta pemindaian wajah (facial recognition). (PR Newswire)

Leave A Reply

Your email address will not be published.