Trenz Indonesia
News & Entertainment

Rani Pancarani Dukung Festival Pecinan Batavia 2019

Kolaborasi Seni Budaya Tionghoa dan Betawi

117

Jakarta, Trenz Edutainment | Penyanyi Rani Pancarani mendukung dan ikut terlibat di event Festival Pecinan Batavia 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta dan akan dihelat di Plaza Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta, pada 16 November 2019 mendatang.

Pada Festival Pecinan Batavia 2019 yang dihelat guna melestarikan kebudayaan  Tionghoa sekaligus merayakan keberagaman etnis dan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia, khususnya Jakarta ini, Rani Pancarani akan terlibat sebagai MC bersama Dede Loo dan Amira Alkatiri.

Namun bagi penyanyi yang tenar disapa Rani ini, selain ingin ikut melestarikan budaya Betawi sekaligus merayakan dan melestarikan kebudayaan Tionghoa tersebut, ternyata ada pengalaman unik lainnya yang ia dapatkan dari keterlibatannya di Pagelaran Pecinan Batavia 2019 tersebut.

Dalam satu acara Pertunjukan Seni Sejarah yang akan menampilkan Pergelaran Drama Kolosal bertema Geger Pecinan 1740 di Batavia “, Rani juga dipercaya untuk mencari sosok artis  dan aktor yang pas yang akan memerankan tokoh Lili dan Acong yang akan berkolaborasi dengan para seniman Betawi lainnya yang terlibat.  “Saya buka semua profile kawan-kawan tionghoa saya yang berkecimpung di bidang seni. Saya buka satu persatu video mereka di youtube, dan memang sebelumnya terdapat beberapa nama yang masuk kategori. Tapi saya tersadar, bahwa  bukan hanya wajah harus tionghoa dan bisa bahasa mandarin dia juga harus bisa akting atau minimal sudah terbiasa di panggung dan  artikulasi bahasa Indonesianya juga harus sangat baik. Walaupun dialognya nanti bahasa Indonesia beraksen tionghoa tetapi sangat penting jika artikulasi bahasa Indonesianya jelas. ” Cetus Rani usai latihan drama kolosal bertajuk “Langgam Hati Dari Tirai Bambu” di Jakarta.

Rani Pancarani

Rani menambahkah, “Karena yang nonton nanti umumnya masyarakat yang paham bahasa Indonesia yang jelas. Maaf, jika ada sedikit cadel saja itu sangat butuh waktu lama untuk mengajarkan dia berbahasa Indonesia dengan artikulasi jelas. Akhirnya, pilihan jatuh pada Feline Xiao yang akan berperan sebagai Lili serta Arjuna Liusady yang akan berperan sebagai Acong.

Feline terlahir di Palembang dan sehari-harinya memang lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia dan Feline juga adalah penyanyi mandarin yang cukup berprestasi, sedangkan Arjuna Liusady sudah sering tampil di sinetron sehingga bahasa Indonesia nya sangat jelas.

Arjuna juga merupakan seorang atlet wushu yang sudah juara berkali-kali membawa nama Indonesia, kungfu nya pun keren banget, pokoknya bangga deh melihat adik-adik kita ini tampil nanti. Saya ingin penonton paham apa yang mereka ucapkan nanti. sebab kisah sejarah Geger Pecinan ini menyampaikan pesan moril tentang arti persaudaraan dan persatuan dan kita jangan mau dijajah oleh asing.” Ujar penyanyi yang jago melantungkan tembang Mandarin ini panjang lebar.

Diakui Rani, dulu ia memang beberapa kali terlibat dalam pembuatan drama panggung, bahkan sejak SMP sudah sering ikutan main drama, juga pernah menulis skenario drama waktu SMA dan melatih para pemainnya.

“Maka kini adalah pengalaman yang asyik banget buat saya, walaupun saya tidak terlibat memerankan tokoh dalam drama kolosal nanti, tapi saya senang sekali dimintai bantuan untuk mencarikan pemeran yang cocok untuk tokoh Lili dan Acong. Semoga penampilan mereka tidak mengecewakan dan bahkan mungkin bisa mengundang perhatian khusus para milenial peranakan tionghoa di Jakarta khususnya untuk mulai mencintai budaya Betawi.”  Papar Rani.

Lalu bagaimana proses persiapannya apakah ada kendala?

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta bidang kebudayaan Betawi telah bekerja keras untuk mempersiapkan pagelaran ini.  Selama satu bulan ini kami hampir setiap hari bertemu untuk rapat bedah tema drama, pemeran, beda pengisi acara , semuanya sangat peduli dan berhati-hati dalam mempersiapkannya,” kata istri pesulap Adri Manan ini

Rani mengatakan drama kolosal ini melibatkan dua budaya yang kokoh yaitu Tionghoa dan Betawi. Tapi kami menjalankannya dengan senang dan semangat karena bisa dibilang, Geger Pecinan adalah tema sejarah Batavia yang sangat menyentuh. Berbeda dengan cerita Sam Pek Eng Tay yang merupakan sebuah legenda. Bahkan kejadian Geger Pecinan yang terjadi di tahun 1740 berpusat pada wilayah sekitar Museum Fatahillah dan sepanjang sungai Angke.

Kenapa sampai dikasih nama Angke? Ang dalam bahasa mandarin artinya merah, Ke artinya sungai. Saat kejadian itu, darah mengalir ke sungai sehingga menjadi merah, itulah awal mulanya nama sungai Angke. Dan sampai sekarang, di museum Fatahillah masih menyimpan sisa-sisa kerangka korban pembantaian tersebut.

Rani sendiri mengakui belum melihatnya, ia hanya menyaksikannya melalui vlog di youtube. Namun dalam drama nanti, kita tidak akan mengangkat detail pembantaian tersebut, sutradara Atien Kisam lebih mengangkat kepada kisah pertemanan, percintaan antar etnis Tionghoa dan Betawi juga rasa nasionalis mereka sebagai orang yang lahir di tanah Batavia ini. Juga seni beladiri mereka yang keren banget pokoknya.  Dan disitu juga dijelaskan betapa bengisnya VOC yang telah begitu tega membantai masyarakat Tionghoa saat itu.

Untuk para pengunjung yang akan menghabiskan akhir pekannya bersama keluarga di hari Sabtu 16 November mendatang, disarankan jangan bawa kendaraan pribadi. Lebih baik menggunakan fasilitas transportasi umum yang memang sudah sangat memadai dan nyaman di Jakarta ini.

Acara akan dimulai jam 9 pagi dengan diawali panggung gembira , penampilan Barongsai, Naga, Ondel Ondel, lomba foto booth, enggrang, Spinning Plates, hingga lomba bermain gasing. Selain itu, jajanan khas Betawi dan Tionghoa juga akan memeriahkan lapangan Kota Tua nanti. Dan pergelaran Drama Kolosal akan dimulai sekitar pkl 20.00 WIB, di panggung utama depan Museum Fatahillah. Bagi yang ingin menyaksikan drama kolosal nantinya, datang lebih awal akan lebih baik, agar bisa mendapatkan posisi duduk lesehan yang nyaman. (Buyil/Fajar)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.