Menata dapur open space di rumah KPR yang baru ditempati dapat dimulai dengan mengatur posisi kompor, tempat cuci piring, lemari penyimpanan, sampai jalur keluar masuk penghuni. Konsep dapur terbuka yang menyatu dengan ruang makan atau ruang keluarga membuat tiap bagian rumah saling terhubung, sehingga penempatan perabot perlu memperhatikan aktivitas sehari-hari.
Keseimbangan unsur api dan air
Menurut panduan Geomancy.Net, situs feng shui dan geomansi asal Singapura, dapur terkait dua unsur, yakni api dan air, yang penempatannya perlu seimbang. Kompor dianjurkan tidak berhadapan langsung maupun menempel pada bak cuci piring karena keduanya mewakili unsur berbeda. Bagi penghuni rumah KPR yang baru pindah, prinsip ini bisa diterapkan tanpa mengubah bangunan atau mengeluarkan biaya renovasi, seperti dirangkum KapanLagi, Rabu (28/10).
Kendati demikian, feng shui tidak wajib diikuti. Tradisi penataan ruang ini dapat dijadikan pertimbangan, sementara penghuni tetap perlu mengutamakan keamanan, fungsi dapur, dan kebutuhan keluarga.
Mulai dari pengelompokan barang
Langkah awal yang bisa dilakukan penghuni rumah KPR adalah mengelompokkan peralatan memasak, perlengkapan makan, dan bahan makanan sesuai kebutuhan agar barang tidak menumpuk di meja dapur. Lemari bawah meja dapat dipakai untuk panci, wajan, dan peralatan yang sering digunakan, sedangkan piring, gelas, serta bahan makanan kering diletakkan di rak yang mudah dijangkau. Cara ini memudahkan penghuni menemukan barang tanpa harus memindahkan banyak benda.
Jika ruang penyimpanan terbatas, pilih wadah yang dapat ditumpuk dan manfaatkan bagian dalam lemari secara maksimal. Membeli banyak rak baru tidak perlu dilakukan langsung karena menata ulang peralatan yang sudah dimiliki bisa menjadi langkah awal menghemat pengeluaran setelah pindah rumah.
Posisi kompor dan jalur pergerakan
Posisi kompor menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam feng shui. Orang yang memasak diusahakan bisa melihat pintu masuk atau area menuju ruang keluarga agar tidak terus membelakangi orang yang melintas. Apabila kompor di rumah KPR sudah terpasang menghadap dinding, penghuni tidak perlu langsung memindahkannya; cukup mencermati apakah posisi itu masih memungkinkan penghuni mengetahui aktivitas di sekitarnya saat memasak.
Pada dapur open space, posisi kompor juga perlu mempertimbangkan jalur menuju ruang makan. Perabot sebaiknya tidak diletakkan di area yang membuat orang melintas terlalu dekat dengan kompor ketika penghuni sedang menyiapkan makanan.
Karena dapur terbuka biasanya tersambung langsung dengan ruang keluarga atau ruang makan tanpa sekat penuh, kelancaran aliran ruang menjadi perhatian dalam penataan rumah. Rak, kursi, atau tempat sampah sebaiknya tidak berada di tengah jalur penghubung antara dapur dan ruangan lain; barang-barang itu lebih baik ditempatkan di sisi dinding atau sudut yang tidak dipakai untuk lalu lintas. Sebelum membeli perabot tambahan, amati lebih dulu jalur yang paling sering dilewati agar barang yang dipilih tidak mengganggu fungsi ruang.
Pencahayaan dan sirkulasi udara
Dapur yang menyatu dengan ruang keluarga membutuhkan pencahayaan dan sirkulasi udara yang mendukung kegiatan memasak. Dalam feng shui, dapur dianjurkan memiliki penerangan dan aliran udara yang memadai agar ruang tidak terasa pengap. Jendela yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk memasukkan cahaya matahari dan membantu pertukaran udara. Bila dapur tidak memiliki jendela, penghuni bisa mempertimbangkan alat pengisap asap yang sesuai dengan kondisi rumah supaya asap dan bau masakan tidak menyebar ke ruang keluarga.
Pada rumah KPR dengan luas terbatas, area jendela sebaiknya tidak tertutup barang atau perabot. Selain membantu mengurangi bau masakan, sirkulasi yang baik juga menunjang kenyamanan penghuni ketika menggunakan dapur setiap hari.
Memisahkan kompor dan bak cuci
Kompor mewakili unsur api, sementara tempat cuci piring mewakili unsur air, sehingga keduanya disarankan tidak berdempetan agar kedua unsur itu tidak ditempatkan bersebelahan secara langsung. Jika dapur memiliki meja memanjang, bagian di antara kompor dan bak cuci bisa digunakan sebagai tempat menyiapkan bahan makanan, misalnya untuk meletakkan talenan atau wadah bahan masakan sebelum diolah.
Apabila posisi kompor dan bak cuci sudah ditentukan sejak pembangunan rumah, penghuni dapat menyesuaikan penataan tanpa membongkar meja dapur. Pastikan tetap tersedia ruang untuk menyiapkan makanan dan tidak ada barang yang menghalangi aktivitas mencuci maupun memasak.
Memilih perabot sesuai fungsi
Untuk rumah KPR yang baru ditempati, barang yang mendukung kegiatan memasak dan penyimpanan perlu diutamakan sebelum menambahkan dekorasi atau perabot lain. Meja makan kecil atau meja lipat bisa menjadi pilihan bila dapur menyatu dengan ruang makan, dengan ukuran yang tidak menghalangi pintu lemari, jalur menuju ruang keluarga, atau tempat penghuni menyiapkan makanan.
Membeli perabot hanya karena ingin mengikuti tampilan dapur tertentu sebaiknya dihindari. Ukur area yang tersedia dan tentukan kebutuhan keluarga lebih dahulu. Penataan yang sesuai membantu penghuni mengelola ruang tanpa renovasi besar sekaligus menjaga dapur tetap mudah digunakan.
