Enam film kriminal yang mengambil latar kota kecil dan komunitas terpencil menawarkan ketegangan berbeda dari cerita kejahatan perkotaan. Di tempat yang warganya saling mengenal, pembunuhan, konflik keluarga, korupsi, dan rahasia masa lalu justru bisa lebih mudah tersembunyi. Daftar ini mencakup The Dry (2020), Joji (2021), Burning Days (2022), The Beasts (2022), Anatomy of a Fall (2023), dan A Place Called Silence (2024).
Dalam rangkuman KapanLagi.com, tidak semua film memakai latar kota kecil secara harfiah. Sebagian mengambil tempat di desa terpencil, kawasan pegunungan, atau komunitas sekolah yang tertutup. Semuanya dipilih karena menonjolkan dinamika lingkungan kecil dan rahasia sosial yang berkaitan dengan kejahatan.
Misteri kematian dan persidangan
Anatomy of a Fall (2023) disutradarai Justine Triet dan dibintangi Sandra Hüller, Swann Arlaud, Milo Machado Graner, Antoine Reinartz, Samuel Theis, serta Jehnny Beth. Berdurasi sekitar 151 menit, film ini berlatar kawasan pegunungan terpencil di Alpen Prancis dan ruang persidangan. Sandra Voyter, seorang penulis, tinggal bersama suaminya, Samuel, dan putra mereka, Daniel, yang memiliki keterbatasan penglihatan. Hubungan Sandra dan Samuel menyimpan persoalan komunikasi, perbedaan pandangan, dan konflik yang belum tuntas; Samuel juga memiliki ambisi dan persoalan pribadi.
Suatu hari, Samuel ditemukan tewas di luar rumah. Penyidik tidak dapat langsung memastikan apakah ia jatuh sendiri atau menjadi korban kekerasan. Kecurigaan mengarah kepada Sandra, yang berada di rumah saat kejadian. Persidangan kemudian membedah percakapan, pertengkaran, dan persoalan rumah tangga mereka. Kesaksian yang berbeda dan bukti yang dapat ditafsirkan dengan beragam cara membuat kasus semakin rumit. Daniel berada dalam posisi sulit karena menjadi salah satu orang yang dapat membantu menjelaskan situasi keluarga. Film ini tidak hanya menyajikan misteri kematian, tetapi juga mempertanyakan seberapa jauh seseorang dapat mengetahui kehidupan orang lain.
The Dry (2020) garapan Robert Connolly menampilkan Eric Bana, Genevieve O’Reilly, Keir O’Donnell, John Polson, Julia Blake, Bruce Spence, dan Sam Corlett. Berdurasi 117 menit, kisahnya berlatar Kota Kiewarra, Australia, yang dilanda kekeringan. Aaron Falk, agen federal, kembali ke kampung halamannya setelah sahabat masa kecilnya, Luke Hadler, tewas dalam peristiwa yang diduga sebagai pembunuhan terhadap keluarganya sebelum ia mengakhiri hidup sendiri. Warga mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi, dan semakin dalam Aaron menyelidiki, semakin banyak kejanggalan muncul. Ia bekerja sama dengan petugas setempat sambil menghadapi masyarakat yang tidak sepenuhnya menyambut kedatangannya.
Penyelidikan tersebut bersinggungan dengan kematian Ellie Deacon, remaja perempuan yang ditemukan tewas bertahun-tahun sebelumnya. Kasus itu dahulu menimbulkan kecurigaan terhadap Aaron dan Luke. Tekanan di Kiewarra bertambah oleh kekeringan, relasi antartetangga, dan ingatan lama. Aaron harus memisahkan fakta dari prasangka warga sekaligus menghadapi masa lalu yang selama ini berusaha ia tinggalkan.
Ambisi, kekuasaan, dan tekanan sosial
Joji (2021) disutradarai Dileesh Pothan dan dibintangi Fahadh Faasil, Baburaj, Shammi Thilakan, Unnimaya Prasad, serta Basil Joseph. Berdurasi 113 menit, film ini berlatar lingkungan pedesaan Kerala, India. Joji adalah anak bungsu keluarga petani kaya yang tidak memiliki pencapaian yang dianggap membanggakan oleh ayahnya. Sang ayah memiliki pengaruh besar, sementara posisi dan tanggung jawab saudara-saudaranya lebih jelas. Kekuasaan dan kekayaan keluarga membuat hubungan antaranggotanya tidak selalu harmonis.
Ketika sebuah peristiwa mengguncang rumah tangga mereka, Joji melihat peluang untuk mengubah nasib. Ia membayangkan kehidupan yang lebih bebas dan kekayaan yang selama ini sulit diraih. Namun, ambisinya untuk mendapatkan kekuasaan dan harta tidak disertai pertimbangan moral yang sehat. Keputusan-keputusannya membawa keluarga ke rangkaian kejadian yang semakin mencurigakan. Terinspirasi dari tragedi Macbeth karya William Shakespeare, film ini menyoroti keserakahan, kekuasaan, dan kehancuran moral di lingkungan keluarga yang relatif tertutup.
Burning Days (2022) garapan Emin Alper menampilkan Selahattin Paşalı, Ekin Koç, Erol Babaoğlu, Erdem Şenocak, Selin Yeninci, dan Hatice Aslan. Berdurasi sekitar 128 menit, ceritanya berlatar kota kecil di Anatolia, Turki. Emre, jaksa muda, ditugaskan ke kota yang tengah menghadapi krisis air dan persoalan politik. Ia berharap menjalankan tugas secara profesional, tetapi suasana berubah setelah ia menemukan berbagai kejanggalan dalam kehidupan warga.
Emre bertemu Murat, pemilik surat kabar lokal yang kritis terhadap keadaan kota. Kedekatan mereka memunculkan gosip dan tekanan sosial, sementara para tokoh lokal memiliki kepentingan yang tidak selalu sejalan dengan penegakan hukum. Emre harus menghadapi situasi ketika pekerjaan profesionalnya bercampur dengan persoalan pribadi dan tekanan politik. Ketika penyelidikan kriminal semakin berkembang, batas antara pencarian keadilan dan upaya menjatuhkan seseorang menjadi semakin kabur.
Rahasia di sekolah dan desa
A Place Called Silence (2024) disutradarai Sam Quah dan dibintangi Wang Chuanjun, Ning Chang, Francis Ng, Wang Shengdi, Cai Ming, Chin Shih-chieh, serta Xu Jiao. Berdurasi sekitar 119–120 menit, film ini mengambil latar lingkungan sekolah menengah dan komunitas masyarakat di Tiongkok. Huijun, seorang siswi, mengalami perundungan dalam waktu lama. Kekerasan itu tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga memperlihatkan sikap orang-orang di sekitarnya yang mengetahui perlakuan buruk namun tidak berani mengambil tindakan.
Li Han, ibu dari siswi bernama Xiaotong, bekerja di lingkungan sekolah yang sama. Setelah Huijun tewas, beberapa orang yang diduga terlibat perundungan mengalami nasib misterius: ada yang menghilang, ada pula yang ditemukan meninggal dalam keadaan mencurigakan. Situasi semakin mengkhawatirkan ketika Xiaotong ikut berada dalam bahaya. Li Han berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi orang-orang yang seharusnya memberikan penjelasan justru memiliki alasan untuk menutupi sesuatu.
Penyelidikan membuka lapisan rahasia tentang kekerasan, korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan kebiasaan masyarakat memilih diam. Cerita bergerak melalui berbagai sudut pandang untuk mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab dan mengapa banyak orang memilih menyembunyikan kenyataan.
The Beasts (2022) disutradarai Rodrigo Sorogoyen dan dibintangi Denis Ménochet, Marina Foïs, Luis Zahera, Diego Anido, serta Marie Colomb. Berdurasi 137 menit, kisahnya berlatar desa kecil di Galicia, Spanyol. Antoine dan Olga, pasangan asal Prancis, memilih menetap di desa terpencil untuk bertani dan memulihkan rumah-rumah terbengkalai. Kehidupan yang mereka bayangkan tidak sepenuhnya terwujud karena hubungan dengan sebagian penduduk setempat cukup sulit.
Persoalan besar muncul ketika ada rencana pembangunan turbin angin yang membutuhkan persetujuan warga dan pemanfaatan lahan. Antoine dan Olga menolak proyek itu karena pandangan mereka tentang dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan desa. Sikap tersebut memperburuk hubungan dengan dua saudara setempat, Xan dan Lorenzo. Perselisihan yang awalnya soal pembangunan berkembang menjadi konflik personal; percakapan sederhana dapat memicu pertengkaran, dan pertemuan dengan tetangga terasa mengancam.
Desa yang seharusnya menjadi tempat perlindungan berubah menjadi lingkungan penuh tekanan. Film ini menggambarkan bagaimana konflik kepentingan, harga diri, dan rasa tidak suka dapat berkembang menjadi kekerasan, serta bagaimana komunitas kecil dapat terpecah karena persoalan yang awalnya tampak sederhana.
