Rumah dengan ruang terbatas bukan alasan untuk tidak memelihara tanaman di dalam ruangan. Sejumlah tanaman berukuran mungil bisa menjadi dekorasi alami yang membuat interior terasa lebih hidup tanpa menuntut lahan luas.
Tanaman seperti itu tidak memerlukan area khusus atau pot berukuran besar. Sebagian dapat diletakkan di atas meja kerja, rak dinding, ambalan, bahkan sudut kecil dekat jendela. Meski begitu, pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi ruangan, terutama ketersediaan cahaya matahari dan sirkulasi udara, seperti dirangkum KapanLagi.com dari berbagai sumber.
Lima pilihan yang muat di pot kecil
Peperomia, fittonia, pilea, African violet, dan aluminium plant termasuk pilihan yang ukurannya relatif kompak sehingga dapat ditanam dalam pot kecil hingga sedang. Peperomia, fittonia, pilea, dan African violet juga cocok diletakkan di meja kerja asalkan mendapat pencahayaan sesuai kebutuhan masing-masing.
Tidak semua tanaman indoor harus terkena sinar matahari langsung. Banyak di antaranya justru menyukai cahaya terang tidak langsung, dan paparan matahari yang terlalu kuat dapat membuat daun rusak. Untuk rak dinding, hoya dan string of pearls dapat menjadi pilihan karena batangnya tumbuh menjuntai sehingga terlihat menarik ketika ditempatkan di posisi tinggi.
Soal perawatan, kebutuhan cahaya tiap tanaman perlu diperhatikan, media tanam sebaiknya memiliki drainase baik, dan penyiraman disesuaikan dengan karakter tanaman. Menyiram semua tanaman dengan jadwal yang sama sebaiknya dihindari.
Hoya dan string of pearls untuk rak tinggi
Hoya memiliki daun tebal dengan bentuk beragam dan batang yang dapat menjuntai. Tanaman ini bisa ditempatkan di rak dinding, ambalan tinggi, atau pot gantung sehingga batangnya tumbuh ke bawah. Penataan semacam itu membuat ruangan tetap terlihat hijau tanpa memakan banyak area horizontal. Salah satu jenis yang cukup dikenal adalah Hoya carnosa, yang menyukai cahaya terang tidak langsung dan media tanam berdrainase baik. Karena daunnya tebal, penyiraman tidak perlu terlalu sering; tunggu sebagian media tanam mengering sebelum disiram kembali. Bila ingin lebih hemat tempat, pilih varietas hoya dengan pertumbuhan kompak atau gunakan pot yang ukurannya sesuai perkembangan akar.
String of pearls adalah sukulen dengan daun bulat kecil menyerupai untaian mutiara pada batang yang menjuntai. Karakter tanaman ini dijelaskan University of Georgia Cooperative Extension dalam publikasi Gardening in Containers Using Tropical Plants. Keunikannya membuat string of pearls cocok ditempatkan di pot gantung atau rak bertingkat, sehingga batangnya menjadi elemen dekorasi alami tanpa perlu menyediakan banyak tempat di lantai. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan media tanam yang cepat mengalirkan air. Karena menyimpan air pada daunnya, string of pearls tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang, sebab penyiraman berlebihan berisiko membuat akar dan batangnya membusuk. Letakkan di dekat jendela yang mendapat cahaya cukup dan hindari sudut ruangan yang terlalu gelap agar pertumbuhannya tidak terganggu.
Fittonia, peperomia, dan pilea
Fittonia punya daun kecil dengan tulang daun berwarna putih, merah muda, atau merah yang kontras dengan warna hijau. Ukurannya yang pendek membuat tanaman ini pas di meja kerja, rak kecil, maupun sudut ruangan yang tidak terlalu luas. Fittonia juga sering dipakai sebagai penghias terrarium karena tampilannya rimbun tanpa menuntut ruang besar. Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tidak langsung serta media tanam lembap namun tetap berdrainase baik, dan tanahnya jangan dibiarkan terlalu lama kering karena daun bisa terlihat layu. University of Minnesota Extension dalam panduan perawatan tanaman indoor menyebut fittonia cocok untuk terrarium dan membutuhkan cahaya tidak langsung, kelembapan udara tinggi, serta media tanam lembap tetapi tidak tergenang. Kelembapan udara perlu diperhatikan, terutama jika ruangan memakai pendingin udara dalam waktu lama, sehingga sebaiknya pilih lokasi yang tidak terkena hembusan AC secara langsung.
Peperomia memiliki bentuk relatif mungil dengan daun tebal, mengilap, dan beragam corak. Clemson Cooperative Extension menjelaskannya melalui panduan Peperomia Indoor Plant Care and Growing Guide. Salah satu jenis yang bisa dipilih adalah Peperomia obtusifolia atau baby rubber plant, dengan daun oval berpermukaan mengilap sehingga tetap cantik meski hanya diletakkan di meja kecil atau ambalan dinding. Peperomia menyukai cahaya terang tidak langsung dan media tanam berdrainase baik. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika bagian atas media mulai mengering karena tanaman ini tidak menyukai tanah yang terus-menerus basah. Pertumbuhannya juga cenderung lambat sehingga tidak cepat memenuhi area tempatnya diletakkan.
Pilea atau Chinese money plant memiliki daun bulat menyerupai koin dan cukup populer sebagai dekorasi interior rumah minimalis. Tanaman ini cocok diletakkan di atas meja, rak buku, atau ambalan dekat jendela, dengan daun pada tangkai panjang yang memberi kesan sederhana namun tetap menarik perhatian. Pilea menyukai cahaya terang tidak langsung dan sebaiknya ditanam pada media gembur berdrainase baik, dengan penyiraman saat permukaan media mulai mengering. Salah satu kelebihannya adalah kemampuan menghasilkan tunas anakan di sekitar tanaman induk; tunas itu dapat dipisahkan ketika sudah cukup kuat untuk ditanam di pot berbeda.
Aluminium plant dan African violet
Pilea cadierei atau aluminium plant memiliki daun hijau bercorak keperakan sehingga tampilannya terlihat unik. Bentuknya yang kecil dengan pertumbuhan rimbun membuatnya cocok mempercantik meja kerja, rak buku, atau sudut ruangan yang masih kosong. Perpaduan warna hijau dan perak memberi kesan dekoratif sehingga tanaman tetap menarik meski ditempatkan dalam pot sederhana. Aluminium plant menyukai cahaya terang tidak langsung, dan media tanamnya dijaga cukup lembap tetapi tidak tergenang. Pemangkasan ringan dapat dilakukan ketika batang mulai memanjang agar bentuknya tetap rapi dan tidak terlalu melebar, sehingga ukurannya lebih sesuai untuk ruangan terbatas.
Bagi yang ingin bunga berwarna cantik tanpa menyediakan area luas, African violet bisa menjadi alternatif. Tanaman bernama ilmiah Saintpaulia ini memiliki daun membulat dan bunga kecil berwarna ungu, merah muda, putih, atau kombinasi beberapa warna. Ukurannya relatif kompak sehingga cocok diletakkan di meja kecil, rak dekat jendela, atau ambalan dekorasi, dan bunganya memberi sentuhan warna pada interior yang didominasi furnitur netral. African violet membutuhkan cahaya terang tidak langsung serta media tanam gembur yang tidak mudah tergenang. Sebaiknya penyiraman dilakukan ketika media mulai mengering, dan hindari air menggenang di sekitar akar maupun membasahi daun secara berlebihan. Jika kondisi tumbuhnya sesuai, tanaman ini dapat berbunga dan mempercantik ruangan dalam waktu yang cukup lama.
