Nama Jesica Yap memang belum begitu akrab di telinga publik Indonesia. Namun di industri musik Los Angeles, Amerika Serikat, musisi kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, itu sudah dikenal. Baru-baru ini karyanya meraih pengakuan di InterContinental Music Awards 2026 melalui lagu berjudul You Are Beautiful yang menyabet penghargaan Best of North America untuk kategori R&B.
Karya yang sama juga dianugerahi Bronze Medal dari Global Music Awards. Bagi Jesica, pencapaian itu menjadi bukti bahwa talenta anak bangsa mampu bersaing di panggung musik internasional.
“Saya berasal dari Pematangsiantar, dan musik membawa saya belajar serta bekerja dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Saya percaya pengalaman hidup setiap musisi dapat membentuk cara mereka bercerita melalui musik,” kata Jesica dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Minggu (1/11/2026).
Berawal dari piano klasik di rumah
Perjalanan musik Jesica tumbuh dari lingkungan keluarga pencinta seni. Ia mulai menekuni piano klasik sejak berusia 6 tahun. Dorongan untuk menyampaikan cerita lewat nada kemudian membawanya menempuh pendidikan Film Scoring di Berklee College of Music, salah satu institusi musik paling bergengsi di dunia. Di sana ia memperdalam kemampuan menyusun komposisi untuk film dan media visual.
Kini menetap di Los Angeles sebagai musisi independen, Jesica berprofesi sebagai komposer, pianis, penyanyi-penulis lagu, sekaligus produser musik. Gaya bermusiknya memadukan fondasi piano klasik dengan sentuhan soul, R&B, pop, dan kontemporer. Selain You Are Beautiful, ia memiliki sejumlah karya orisinal lain, antara lain lagu pop Holding Strong yang menjadi finalis InterContinental Music Awards 2026, serta komposisi instrumental What the Mind Keeps.
Punya hak suara di Grammy
Posisi Jesica di industri musik Amerika Serikat kian kokoh setelah ia tercatat sebagai Voting Member di Recording Academy, organisasi profesional penyelenggara Grammy Awards. Status tersebut memberinya hak suara untuk menentukan pemenang ajang musik paling bergengsi itu.
Di luar aktivitas menciptakan lagu dan menggarap scoring film, Jesica juga mengabdikan diri di dunia pendidikan dengan mendirikan Jesica Yap Music Academy di Los Angeles. Murid-murid bimbingannya disebut telah tampil di sejumlah panggung ternama dunia, mulai dari Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, Carnegie Hall di New York, Cantor Arts Center (Stanford University), Memorial Church (Harvard University), hingga Musikverein di Wina, Austria.
Perjalanan kreatif dan karya-karya terbaru Jesica Yap dapat diikuti melalui akun Instagram resminya, @jesicayap.
