Menonton enam film The Lord of the Rings dan The Hobbit tidak harus dimulai dari judul yang paling awal dalam kronologi cerita. Panduan KapanLagi.com, Senin (27/10), menyebut ada dua cara mengikuti waralaba ini, yaitu berdasarkan tahun rilis atau berdasarkan urutan peristiwa dari Bilbo Baggins hingga Frodo Baggins.
Daya tarik film fantasi terletak pada petualangan, imajinasi, dan konflik yang membuat penonton penasaran. Kisah utama The Lord of the Rings berpusat pada perjuangan menghancurkan cincin yang menyimpan kekuatan besar dan mengancam kehidupan di Middle-earth. Namun, jumlah episode dan judul yang panjang bisa membingungkan pemula. Selain trilogi utama, terdapat trilogi The Hobbit yang masih berhubungan dan berlangsung sebelum petualangan Frodo dimulai.
Dua pilihan urutan
Panduan tersebut menjawab beberapa pertanyaan dasar. Ada enam film utama yang terbagi menjadi dua trilogi, yakni tiga film The Lord of the Rings dan tiga film The Hobbit. Film pertama dalam trilogi utama adalah The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring, yang dirilis pada 2001.
The Hobbit tidak harus ditonton sebelum The Lord of the Rings. Ceritanya memang berlangsung lebih awal, tetapi filmnya dirilis setelah trilogi utama. Penonton bisa memilih urutan rilis atau kronologi. Menurut panduan itu, urutan rilis cocok bagi penonton yang ingin mengikuti pengalaman menonton sesuai tahun film diperkenalkan. Sementara itu, urutan kronologi cocok bagi penonton yang ingin mengikuti perjalanan cerita dari Bilbo hingga Frodo.
Urutan berdasarkan tahun rilis
Berikut enam film The Lord of the Rings dan The Hobbit sesuai tahun rilisnya:
- The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (2001).
- The Lord of the Rings: The Two Towers (2002).
- The Lord of the Rings: The Return of the King (2003).
- The Hobbit: An Unexpected Journey (2012).
- The Hobbit: The Desolation of Smaug (2013).
- The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014).
Panduan KapanLagi.com menyebut urutan ini cocok bagi pemula karena mengikuti cara cerita pertama kali diperkenalkan kepada penonton bioskop. Dengan cara ini, penonton mengenal konflik utama terlebih dahulu sebelum mengikuti kisah Bilbo Baggins yang secara kronologi terjadi lebih awal.
Urutan kronologi cerita
Jika ingin mengikuti peristiwa dari masa Bilbo, penonton dapat memulai dengan The Hobbit: An Unexpected Journey, lalu The Desolation of Smaug, dan The Battle of the Five Armies. Setelah itu, lanjutkan dengan The Fellowship of the Ring, The Two Towers, dan The Return of the King.
Ketiga film The Hobbit mengisahkan Bilbo Baggins yang mengikuti perjalanan bersama Gandalf dan kelompok kurcaci pimpinan Thorin Oakenshield. Mereka berusaha merebut kembali Erebor, kerajaan kurcaci yang dikuasai naga Smaug. Petualangan Bilbo juga memperkenalkan sejumlah peristiwa dan karakter yang memiliki kaitan dengan trilogi utama. Jika ingin mengikuti kronologi cerita dari masa Bilbo hingga Frodo, ketiga film The Hobbit dapat diselesaikan lebih dulu.
Panduan itu menyatakan kedua pilihan sama-sama bisa dinikmati asalkan setiap trilogi ditonton secara berurutan agar perkembangan ceritanya mudah diikuti. Bagi penonton yang baru mengenal waralaba ini, urutan tahun rilis disebut sebagai pilihan yang praktis. Setelah memahami perjalanan Frodo dan konflik seputar One Ring, penonton bisa melanjutkan ke trilogi The Hobbit.
Perjalanan Frodo dan One Ring
The Fellowship of the Ring merupakan film pertama trilogi utama yang disutradarai Peter Jackson. Ceritanya berpusat pada Frodo Baggins, seorang hobbit yang menerima cincin dari pamannya, Bilbo Baggins. Cincin itu ternyata adalah One Ring, benda yang menyimpan kekuatan besar dan berkaitan dengan Sauron, penguasa kegelapan yang ingin menguasai Middle-earth. Untuk mencegah ancaman tersebut, Frodo harus membawa cincin itu ke Mordor dan menghancurkannya.
Dalam perjalanan, Frodo mendapat bantuan dari Samwise Gamgee, Gandalf, Aragorn, Legolas, Gimli, Merry, dan Pippin. Mereka membentuk kelompok yang dikenal sebagai Fellowship of the Ring. Film ini memperkenalkan dunia Middle-earth sekaligus menjadi dasar bagi konflik dalam dua film berikutnya.
The Two Towers melanjutkan kisah setelah kelompok Frodo terpisah. Frodo dan Sam tetap melanjutkan perjalanan menuju Mordor untuk menghancurkan One Ring, meskipun menghadapi berbagai rintangan. Mereka bertemu Gollum, makhluk yang pernah memiliki cincin tersebut. Gollum menawarkan bantuan untuk menunjukkan jalan menuju Mordor, tetapi hubungannya dengan One Ring membuat kesetiaan dan niatnya sulit dipercaya.
Sementara itu, Aragorn, Legolas, dan Gimli menghadapi ancaman yang mengarah ke kerajaan Rohan. Pasukan Saruman juga menjadi bagian dari konflik yang semakin besar. Film ini memperluas cakupan cerita dengan menampilkan perjuangan para tokoh menghadapi ancaman Sauron dan sekutunya.
The Return of the King menjadi film penutup trilogi utama. Ceritanya mengikuti perjalanan Frodo dan Sam yang semakin dekat dengan Mordor, tempat One Ring harus dihancurkan agar kekuatan Sauron bisa dilawan. Perjalanan itu semakin berat karena pengaruh cincin terus membebani Frodo. Sam berusaha mendampinginya meskipun keduanya harus menghadapi bahaya.
Di sisi lain, Aragorn dan sekutunya bersiap menghadapi pasukan Sauron dalam pertempuran besar. Film ini menyatukan berbagai konflik yang telah berkembang sejak film pertama dan memberikan penyelesaian bagi perjalanan para tokoh utama. Karena itu, The Return of the King sebaiknya ditonton setelah dua film sebelumnya agar alur ceritanya dapat dipahami secara utuh.
