Penyanyi Denada mengungkap bahwa ia menjalani prosedur Brazilian Butt Lift (BBL) untuk membentuk bagian bokong dan pinggul. Operasi itu dijalaninya di Turki dengan kombinasi implan dan lemak tubuh, dan ia menceritakannya saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).
Sebelum memutuskan, Denada menyatakan sempat melihat hasil operasi plastik orang lain. Ia juga melakukan riset dan menanyakan pengalaman sejumlah teman yang pernah menjalani prosedur serupa dengan dokter pilihannya.
Alasan memilih dokter di Turki
Denada akhirnya memutuskan menjalani operasi di Turki setelah melalui sejumlah pertimbangan dan komunikasi. Dokter yang menanganinya bernama Furkan.
“Tapi setelah ada pembicaraan, ngobrol, dan lain sebagainya, akhirnya alhamdulillah aku memutuskan untuk di Turki dengan dr. Furkan namanya. Dan beliau, aku udah lihat semua, bahkan aku punya beberapa teman yang sudah pernah melakukan prosedur yang sama dengan beliau,” kata Denada.
Menurut Denada, melihat hasil operasi secara langsung menjadi salah satu hal penting sebelum memutuskan menjalani operasi plastik. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil keputusan melakukan prosedur kecantikan dan menyarankan agar melakukan riset sebanyak-banyaknya, karena akan lebih baik bila bisa melihat langsung hasil pekerjaan dokter yang dipilih.
Implan 350 cc dan lemak tubuh
Denada membeberkan detail prosedur BBL yang dijalaninya. Ia menyebut ada implan berukuran 350 cc yang dipasang di bagian belakang bokong. Selain itu, dokter juga memakai lemak tubuh untuk menambah volume di area tersebut.
“Implannya 350 cc, tapi juga dimasukin body fat juga. Jadi body fat di sebelah kanan kiri, lalu di belakang juga dikasih body fat, tapi di belakang ada implannya 350 cc,” ujarnya.
Facelift hingga breast augmentation
Dalam kesempatan itu, Denada juga menyebut sejumlah prosedur operasi plastik yang sudah dijalaninya dari bagian kepala hingga kaki. Ia mengaku pernah menjalani facelift, rhinoplasty, dan breast augmentation.
Denada bahkan menyatakan masih memiliki keinginan untuk menjalani operasi plastik lagi apabila ada kesempatan. “Kalau misalnya ada kesempatan lagi, penginnya mau. Kalau… iya, pasti akan mau lagi,” tuturnya.
