Konser Andrea Bocelli di Indonesia disiapkan sebagai pertunjukan musik sekaligus wadah misi kemanusiaan. Penyelenggara yang dipimpin Prajna Murdaya berencana menyumbangkan 100 ribu pasang sepatu untuk korban perang di Palestina dan sejumlah wilayah konflik lain. Inisiatif itu disebut sebagai bagian dari upaya menjadikan konser sebagai momentum berbagi dan menyuarakan solidaritas kemanusiaan.
Dukungan untuk Palestina
Prajna menegaskan sikap penyelenggara terkait dukungan bagi Palestina. “Sebagai penyelenggara acara, kami menyatakan sikap sejalan dengan posisi resmi Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina,” kata Prajna Murdaya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, komitmen itu diwujudkan melalui berbagai program bantuan berskala besar bagi orang-orang yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan di sejumlah negara.
Penggalangan dana digital dan lampion doa
Selain donasi sepatu, penyelenggara membuka penggalangan dana digital bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi. Hasil penggalangan dana akan dipakai membiayai program bantuan bagi warga yang terdampak konflik dan krisis, antara lain di Palestina, Suriah, dan Haiti.
Pemegang tiket bisa ikut menyumbang dan ambil bagian dalam acara menyalakan serta melepas lampion ke langit. Lampion menjadi lambang doa, harapan, dan solidaritas bagi perdamaian dunia.
Harapan penyelenggara
Prajna mengatakan musik memiliki kemampuan universal untuk menyatukan orang dan menyampaikan pesan kasih. Lewat konser ini, ia berharap pesan kemanusiaan dan dukungan bagi kemerdekaan Palestina sampai secara nyata kepada orang-orang yang membutuhkan. Prajna juga berharap pesan kepedulian terhadap sesama menjangkau lebih banyak orang melalui konser Andrea Bocelli.
Sumbangan lewat penggalangan dana digital bisa dikirim melalui laman resmi Shoemaker Live. Penyelenggara berharap program-program itu membuat konser Andrea Bocelli bukan sekadar pertunjukan musik. Publik juga bisa memanfaatkannya untuk menampilkan kepedulian pada isu kemanusiaan di berbagai negara.
