Film Oki & Nirmala, adaptasi dari cerita legendaris Majalah Bobo, dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027. Teaser film ini mulai diputar di bioskop sejak 22 Oktober 2026, sebelum film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Film fantasi ini disutradarai Hanung Bramantyo dengan Tissa Biani sebagai Nirmala dan Azzamy Syauqi sebagai Oki.
Tanggal pastinya belum diumumkan. Syuting disebut dimulai pada September 2026. Penonton dapat memantau pengumuman rumah produksi mengenai jadwal pemutaran teaser berikutnya. KapanLagi.com menyebut kemunculan kedua tokoh di bioskop membangkitkan kenangan pembaca lama dan menjadi pintu masuk bagi anak-anak sekarang.
Petualangan di Negeri Dongeng
Film ini mengangkat kisah petualangan dua tokoh utamanya di Negeri Dongeng, dunia yang penuh keajaiban. Oki dalam cerita asli adalah kurcaci berseragam hijau yang lucu dan ceroboh. Nirmala merupakan peri penghuni hutan yang berhati baik dan memiliki tongkat sihir. Pipiyot, tokoh jahat dalam cerita, disebut sering membuat kekacauan di istana yang dipimpin Ratu Bidadari.
Alur lengkap film belum dipaparkan. Gambaran cerita masih bertumpu pada premis karakter dan dunia Negeri Dongeng, bukan alur resmi film. Pesan cerita disebut menekankan persaudaraan dan persahabatan.
Hanung Bramantyo dan Para Pemain
Hanung Bramantyo menyutradarai sekaligus menulis naskah bersama Utiuts. “Teaser ini adalah pintu kecil ke Negeri Dongeng,” kata Hanung. Andi Boediman mengisi posisi produser dan merangkap produser eksekutif bersama Robert Ronny serta Pandu Birantoro. Film ini diproduksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment.
Selain Tissa dan Azzamy, daftar pemain mencakup Dea Panendra yang memerankan Pipiyot, sementara Titi Kamal menjadi Ratu Bidadari. Rey Bong serta Anjasmara turut masuk dalam jajaran pemain; peran mereka disebut sebagai Azka dan Peri Putih. Nama lain yang hadir adalah Karina Salim, Tanta Ginting, Indra Birowo, Kala Madali, Diandra Agatha, dan Sheila Kusnadi.
Tissa mengungkapkan kedekatannya dengan cerita ini. “Oki & Nirmala adalah teman bagi saya sejak kecil.” Sementara itu, Hanung menyebut pendekatannya sebagai “Revisionist Re-telling”. Ia ingin Nirmala tampil sebagai tokoh bernuansa lokal, dengan kostum yang menggabungkan gaya Eropa dan Nusantara. Hanung turut menyoroti kemiripan gaun merah muda Nirmala dengan busana Glinda dalam The Wizard of Oz, tetapi menilai bukan plagiarisme.
