Cinta Laura mengungkapkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir ia hanya bertemu kedua orang tuanya, Michael Kiehl dan Herdiana Kiehl, dua hingga tiga kali dalam setahun. Artis berdarah Jerman-Indonesia itu ingin memperbaiki kebiasaan tersebut dengan meluangkan waktu bersama keluarga di Bali pada akhir tahun.
Jarang Bertemu karena Pekerjaan
Cinta Laura menyebut kedua orang tuanya kini menetap di Bali. Padatnya pekerjaan membuat pertemuan mereka jarang terjadi dan berlangsung singkat. “Aku harus lebih sering ketemu orang tua, karena bisa dibilang 10 tahun terakhir tuh mungkin ketemunya setahun dua sampai tiga kali, itu pun sangat singkat,” ucapnya ketika ditemui di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026), seperti dilansir detikcom.
Menurut Cinta Laura, kebiasaan itu muncul karena ia terlalu fokus pada pekerjaan. Sebagai anak muda yang workaholic, ia mengaku kerap terbawa kesibukan dan hanya memikirkan kerja. Meski demikian, bintang serial Sleeping with My Enemies itu mulai menyadari pentingnya kehadiran keluarga dan tidak ingin terus membiarkan kesibukan dunia hiburan mengambil waktu bersama orang tuanya yang semakin berusia.
Rencana Libur di Bali
Cinta Laura berharap dapat menghabiskan sekitar seminggu di Bali pada Desember, saat banyak orang berlibur untuk Natal maupun tahun baru. Ia ingin memakai waktu itu untuk one-on-one time dengan orang tuanya. “Aku sadar keluarga itu sangat penting, jadi mudah-mudahan bulan Desember nanti saat orang-orang berlibur, mau itu buat Natal maupun tahun baru, aku bisa mungkin semingguan di Bali bener-bener one-on-one time dengan orang tua aku,” tuturnya.
Ia juga menyebut waktu bersama orang-orang terdekat tidak dapat diprediksi. Pertambahan usia membuatnya sadar bahwa kesempatan berkumpul tidak boleh ditunda. Cinta Laura menuturkan, setiap orang bertambah usia dan tidak ada yang tahu berapa lama bisa hidup, baik ketika sudah sepuh maupun masih muda. Karena itu, ia menyatakan perlu menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang tuanya.
