LEBAK BANTEN, Trenzindonesia | Buat personil Band WALI, ternyata banyak cara saat mengisi waktu senggang ditengah padatnya jadwal syuting sinetron unggulan RCTI yang bertajuk Amanah Wali 6. Salah satunya dengan bersilaturahmi ke pesantren La Tansa di Lebak Banten sekaligus uji tanding sepakbola
Kunjungan tim produksi sinetron “Amanah Wali” tersebut dalam rangka mempererat persaudaraan yang telah terjalin baik selama ini. Banyak agenda “have fun” yang dibagi tim sinetron “Amanah Wali” itu dengan para santri dan santriwati La Tansa.
Tim “Amanah Wali” dan band Wali pun langsung disambut hangat Pimpinan Pondok Pesantren Latansa, KH. Adrian Mafatihallah Karim, MA., bersama ustadz dan santri pondok pesantren dimana Apoy dan Faank pernah menjadi santri di pondok pesantren tersebut.
“Alhamdulillah, para tim ‘Amanah Wali’ bisa hadir di sini. Semoga berkah,” ujar KH. Adrian Mafatihallah Karim, MA.
Kegiatan silaturahmi tim “Amanah Wali” dengan pondok pesantren La Tansa diawali dengan pertandingan bulutangkis. Dimana tim pemain “Amanah Wali” melawan tim band Wali yaitu Apoy dan Tomi.
Para santri dan santriwati pun ikut menyanyikan lagu terbaru band Wali yang berlirik bahasa Sunda itu. Lagu “Kumaha Aing” sendiri sempat menjadi trending musik nomor #9 di YouTube NAGASWARA Official.
“Alhamdulilah kita bertanding dengan La Tansa bersama pemain ‘Amanah Wali’, pemain La Tansa kelihatannya tua-tua tapi jago-jago dan skor 2:2,” kata sutradara “Amanah Wali“, Yogi Yose yang ikut bertanding sore itu.
Usai bertanding, Band Wali melakukan jumpa pers dengan sejumlah media yang hadir hari itu. Para personil Band Wali menjelaskan bagaimana kedekatan mereka dengan lingkungan Pondok Pesantren La Tansa, terutama para kyai di tempat tersebut.
Acara tersebut dilaksanakan secara mendadak. Usai pertandingan Tim “Amanah Wali” beramah tamah bersama kyai dan ustadz Pondok Pesantren La Tansa sambil menikmati hidangan makan malam dan tim “Amanah Wali” pun kembali ke Jakarta. (Buyil/Fjr)