Para pemain Assalamualaikum Baitullah
Jakarta,Trenzindonesia.com | Gala premiere film Assalamualaikum Baitullah menjadi lebih dari sekadar perayaan sebuah karya sinema. Digelar di XXI Epicentrum, Jakarta, pada awal Juli 2025, film adaptasi novel best-seller karya Asma Nadia ini justru menjelma sebagai ruang perenungan, pelipur lara, dan pelukan hangat bagi hati yang sedang diuji oleh kehidupan.
Disambut suasana khidmat dan emosional, malam pemutaran perdana Assalamualaikum Baitullah dibuka dengan penampilan Fadhilah Intan yang membawakan lagu “Jalan Cinta”. Lirik-liriknya terasa menyayat, seolah menyuarakan kegundahan banyak perempuan yang sedang belajar menerima kenyataan dengan ikhlas dan pasrah.

Film ini mengisahkan perjalanan Amira—diperankan Michelle Ziudith—yang harus bangkit dari kehilangan dan pengkhianatan, dan menemukan kembali dirinya melalui kekuatan doa. Deretan bintang lain seperti Arbani Yasiz, Tissa Biani, Miqdad Addausy, Ummi Quary, Vonny Anggraini, dan Maudy Koesnaedi turut hadir memeriahkan gala dan menyaksikan langsung sambutan publik atas kisah menyentuh ini.
Tangis haru pun pecah di akhir pemutaran. Banyak penonton tak kuasa membendung air mata, merasa kisah Amira sangat dekat dengan realita hidup mereka. “Aku jadi sadar bahwa ujian bisa datang kapan saja, ke siapa saja. Tapi doa itu nyata. Selalu ada jawaban meski kita tak tahu kapan,” ujar salah satu penonton.

Penonton lain mengungkapkan bahwa Assalamualaikum Baitullah terasa seperti pelukan untuk siapa pun yang sedang kelelahan menanggung beban hidup. “Film ini seperti mengingatkan: kamu tidak sendiri,” katanya.
Produser Tony Ramesh menyebut film ini sebagai persembahan khusus untuk para perempuan yang sedang menghadapi badai. “Kami ingin hadir sebagai teman seperjalanan. Film ini tidak menggurui, hanya ingin berkata: kamu kuat dan kamu tidak sendiri.”

Sementara sutradara Hadrah Daeng Ratu menambahkan, “Di balik kesunyian Amira, ada kekuatan yang menyembuhkan. Kami ingin memberi ruang kepada perempuan untuk berhenti sejenak dan percaya lagi pada harapan.”
Salah satu pesan paling kuat dari film ini datang dari karakter Ibu Amira—yang diperankan dengan hangat dan penuh keteguhan—melalui kalimat, “Jangan berkecil hati. Tidak ada doa yang tidak diijabah.” Sebuah pengingat bahwa setiap luka punya waktunya untuk sembuh, dan setiap doa punya jalannya untuk dijawab.

Michelle Ziudith sendiri mengaku proses membawakan karakter Amira begitu mendalam. “Amira adalah perempuan yang menyimpan badai dalam diam. Tapi justru dalam diam itu, ia belajar percaya lagi pada cinta dan takdir,” ucapnya.
Sebagai drama religi penuh emosi, Assalamualaikum Baitullah menawarkan refleksi mendalam tentang pengkhianatan, kehilangan, dan kekuatan ikhlas yang membawa pada titik baru kehidupan. Film ini menjadi ruang penyembuhan batin, terutama bagi para perempuan yang sedang berada di titik terendah.
Assalamualaikum Baitullah akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 17 Juli 2025. Advance ticket sales sudah tersedia melalui Mtix dan Tix ID. Untuk info dan cerita di balik layar, Anda bisa mengikuti akun resmi Instagram @film.asba dan @vmsstudioid, atau bergabung dengan komunitas WhatsApp resmi film ini.
