
Trenz Film |Raditya Dika membuktikan kalau film film yang digarap nya bisa mengundang penonton. Terbukti setiap ia memproduksi film, penggemar fanatiknya sudah menunggu. Wajar saja, kalau produser sekaliber Soraya Film selalu memberi kesempatan komika beken ini untuk terus berkreasi.
“Saya menggarap film, yang menurut saya bagus. Makanya produser pun mau menggarap film dari cerita saya,” ujar Raditya Dika saat peluncuran film “Target” produksi Soraya Intercine Film belum lama ini.
“Target” merupakan sebuah judul film aksi komedi terbaru 2018 yang dirilis pada lebaran lalu. Film “Target” ini disutradarai oleh Raditya Dika yang juga selaku penulis naskah skenarionya. Produser film ini adalah Sunil Soraya.
Film komedi terbaru Indonesia “Target” berkisah tentang 9 orang pemain peran yang akan melakukan shooting film berjudul “Target”. Namun kesembilan orang ini ternyata terperangkap dalam sebuah gedung kosong. Tiba-tiba seseorang yang mengaku sebagai Game Master muncul dan menyatakan pada mereka bahwa mereka harus mengikuti permainan seru yang mematikan dalam durasi 24 jam. Di dalam permainan tersebut hanya akan tinggal satu orang saja yang bisa selamat.
Berbeda dari biasanya, karya terbaru Raditya Dika yang bergenre drama itu agaknya kurang diminati. Raditya Dika bahkan tidak merilis jumlah penonton filmnya. menurut pengamat film Yan Wijaya, jumlah penonton film “Target” karya menurun drastic dibanding karya-karya Raditya Dika sebelumnya, hanya sekitar 800 ribu penonton.
“Banyak faktor kenapa film “Target” jumlah penontonnya menurun. Selain komputernya berat, seperti Jailangkung dan Kuntilanak. Selain juga ceritanya kurang menggigit,” ujar Yan Wijaya wartawan senior ini
Raditya Dika mengaku pasrah ketika film terbarunya tidak digruduk penikmat film. “Ya, pasrah aja, yang penting kita udah membuat film bagus dan menghibur,” kata Sutradara Hangout ini.
‘Tapi jumlah penonton yang hampir satu juta tetap lumayan bagus,” tukas Yan Wijaya (ThressNo/Trenz Indonesia)
