JAKARTA, Trenz Music | Bagi penyanyi Elmatu, ibu adalah sosok perempuan teristimewa yang menginspirasi hidupnya. Karenanya, Elmatu sengaja memilih menyanyikan lagu “Menanti Sebuah Jawaban” sebagai karya terbaiknya guna dipersembahkan sebagai kado terindah di ulang tahun ibundanya.
“Jadi kenapa aku memilih lagu ini, karena ini lagu favorit mamahku.”, ujar Elmatu saat Press Conference & Launching Video Clip “Menanti Sebuah Jawaban” ELMATU X PIYU di Holywings Garrison Kemang, Rabu (13/04/22).
“Dulu Mamahku sering karaoke, dan setiap karaoke lagunya cuma 2, kalau bukan Menanti Sebuah Jawaban, My Way. Jadi aku tunggu dan dengarkan mamahku, suka 2 lagu itu aza.”, Lanjut Elmatu.
“Waktu aku punya kesempatan untuk punya karya sendiri atau kalau aku harus kolaborasi, aku akan mulai dari yang dulu aku dengerin dan yang menurut aku ada cerita personal, salah satunya Menanti Sebuah Jawaban”, jelas penyanyi jebolan X-Factor Indonesia ini bersemangat.
“Selain untuk ulang tahun mamahku juga, ini benar benar buat mamahku, kenapa aku harus minta lagu ini, karena ini memang buat mamahku” tegas Elmatu yang sebelumnya sempat bergabung di Nu Dimension, sebuah grup music yang dibentuk oleh X-Factor Indonesia.
Tekad untuk memberi kado istimewa buat mamahnya, Elmatu pun menghaturkan rasa terimakasihnya kepada Pak Ivan Tanjaya dari Holywings Records yang sudah berupaya mempertemukan dirinya dengan gitaris PADI Reborn yakni Piyu selaku pencipta lagu Menanti Sebuah Jawaban yang sebelumnya pernah hits dibawakan PADI Reborn di tahun 2005 lalu untuk menjadi soundtrack film Ungu Violet.
“Aku berterimakasih sama pak Ivan yang sudah percaya sama aku untuk ketemu dengan mas Piyu, terimakasih juga sama mas Piyu yang sudah percaya sama aku untuk memberi lagunya” ungkap pemilik nama asli Johanan Ariel Matulessy.
Seiring proses, Elmatu bersama Rey Putra yang merupakan music produser dari Holywings Records, bekerja sama membuat aransemen menarik untuk lagu Menanti Sebuah Jawaban.
“Perasaanku yang pasti gugup, itu yang paling besar sebenarnya, karena buat aku ini lagu hits dan tanggung jawab untuk bawain lagu hits ini juga lebih besar. Apalagi ini lagu dari band yang buat aku, udah legend. Kalau aku bawain sendiri, mau gak mau pasti orang akan bandingin sama versi aslinya. Itu kenapa musiknya akhirnya aku buat sesederhana mungkin, jadi orang akan mendengarkan Elmatu. Kalo PADI kan orang akan focus sama gimmicknya, it’s band. Aku ingin orang dengerin suaraku”, urai Elmatu.
“Buat aku yang penting aku sudah kasih sepenuh hati, udah curhat semuanya, tinggal pendengarnya aza, suka atau gak nya”, ujar Elmatu yang juga merupakan salah satu talent dari Holywings Academy.

Sementara Piyu selaku pencipta lagu, sangat mengapresiasi konsep dan aransemen yang dibuat oleh Holywings Records, sehingga lagu Menanti Sebuah Jawaban memiliki berbagai sudut pandang dari setiap orang yang mendengarkan. Aransemen musik yang sangat berbeda dari aslinya menjadikan Menanti Sebuah Jawaban memiliki warna baru dalam industri musik Indonesia.
“Saya gak nyangka lagu ini bisa dibawakan sesakit ini. Jadi lebih sakit daripada yang versi band. Kalo yang versi band itu, semua emosinya dibangun dengan dinamika ala band, tapi dengan Elmatu ini benar benar terasa sakitnya. Kalao diperhatikan secara music itu terlihat banget bedanya, kalo versi PADI itu lebih ambil di Mayornya, tapi kalo dia lebih di Minornya, sehingga rasa kesedihannya lebih terasa.”, Ungkap Piyu
“Sebenernya lagu ini based on film yang saya buatkan sountracknya, judulnya Ungu Violet, ini lagu yang bercerita tentang seseoranng yang digantung harapannya, jadi dia suka sama seseorang tapi dia gak dapat jawaban jawaban yang pasti”., tambahnya.
“Saya lihat Elmatu punya talenta yang teruji, saya memberi Elmatu kebebasan untuk mengeksplor, sehingga interprestasi dari lagu tersebut akan mendapatkan karya yang bener bener utuh”, pungkas Piyu.
“Kebetulan waktu saya dikasih kebebasan, saya coba pengen sesimple mungkin. Sesimple apa yang bisa saya lakukan. Makanya saya cuma ajak yang main piano itu Gerry Alfredo dan yang isi stringnya mas Catur (Septembrianto), dan cuma dua orang itu yang bantu saya, makanya saya pengen sesimple mungkin biar orang itu begitu dengerin, yang dia denger itu suaranya, saya ingin rasanya sesampe itu, sesakit itu, dan untungnya mas Piyu mengizinkan saya untuk mengaransemen seperti itu.” Tandas Elmatu.
Sempat vakum sekitar 6 bulan usai para personel Nu Dimension memilih untuk berkarir sendiri sendiri, akhirnya berkat dorongan ibundanya untuk kembali bermusik, Elmatu coba mengawalinya dengan berusaha mengenali diri sendiri guna mengetahui musik yang sesungguhnya ia suka.
Sebelum merilis Menanti Sebuah Jawaban, Elmatu juga sukses merilis beberapa single yakni Aku Yang Salah, Bukan Dia untukKu, Kenanglah, Takkan Ada Cinta Yang Lain, Idola Hati, Kosong, Kekasih dan Ternyata Cantik.
Sementara Holywings Records, selaku record label yang memproduksi single teranyar Elmatu bertajuk Menanti Sebuah Jawaban, merupakan anak perusahaan dari HOLYWINGS INDONESIA, yang dikenal sebagai perusahaan FnB yang berkembang pesat dan menjadikan sebuah lifestyle.

Ivan Tanjaya selaku Executive Producer Holywings Records menerangkan bahwa HOLYWINGS INDONESIA merupakan sebuah tempat yang menyediakan live music dan ingin mencoba agar talent talent Holywings yang biasanya manggung offline, bisa masuk ke digital
“Kita bikin label Record dan kita coba dari talent talent offline kita ini gimana caranya bisa merambah sampai ke pelosok pelosok yang salah satu caranya lewat Holywings Record.”, terang Ivan.
Selain itu, Ivan Tanjaya juga menginformasikan bahwa kedepannya ada rencana untuk berkolaborasi dengan PADI.
“Kedepannya dan masih dalam tahap negosiasi, Holywings bakal bikin kolaborasi sama PADI, bakal menyediakan 20 panggung untuk PADI keliling Indonesia di tempat Hollywings dan pastinya bersama Elmatu”, tegas Ivan.
“Semoga dengan kehadiran Holywings Records dapat lebih menggairahkan industri musik Indonesia”, harap Ivan lagi. (Fjr)
