HomeHiburanMusicGOOSEBUMPS: Kisah Cinta Mendebarkan dalam Balutan Elektro-Funk

GOOSEBUMPS: Kisah Cinta Mendebarkan dalam Balutan Elektro-Funk

Published on

Trio Musisi yang Siap Mengguncang Industri Musik Indonesia

Jakarta, Trenzindonesia |  Tiga musisi berbakat Indonesia, Fakhri Violin, Bretya Adhi, dan Matalino Marquez Siraj, baru saja mengumumkan peluncuran single terbaru mereka yang berjudul “Goosebumps.”

GOOSEBUMPS: Kisah Cinta Mendebarkan dalam Balutan Elektro-Funk
COVER GOOSEBUMPS – 1

Berasal dari latar belakang musik yang beragam—Fakhri Violin dengan keahliannya di musik klasik dan pop elektronik, Bretya Adhi yang dikenal dalam pop radio, serta Matalino Marquez Siraj dengan pengalamannya di jazz dan disko—trio ini berhasil menyatukan visi artistik mereka untuk menciptakan gaya musik baru yang belum banyak dikenal di Indonesia.

Goosebumps hadir dengan genre elektro-funk, mengangkat tema yang sangat relevan bagi kalangan remaja: cinta pada pandangan pertama.

Lagu ini menggambarkan perasaan mendebarkan, canggung, dan luar biasa yang sering kali dirasakan saat jatuh cinta pada seseorang yang baru, terutama setelah sekian lama tidak merasakan cinta. Melalui komposisi yang kaya dengan perkusi dan synthesizer, lagu ini berhasil menangkap intensitas emosi yang terus meningkat seiring berkembangnya cerita cinta tersebut.

Sebagai produser utama dan komposer lagu ini, Fakhri Violin dengan cermat berfokus pada bagaimana menyampaikan peningkatan emosi yang dirasakan saat momen “cinta pada pandangan pertama.” Fakhri menggambarkan bagaimana emosi ini berkembang dari sekadar tatapan hingga detak jantung yang tak terkendali saat sang remaja mulai berinteraksi langsung dengan orang yang mereka cintai. Nuansa ini ditekankan melalui aransemen musik yang semakin intens, membawa pendengar pada perjalanan emosional yang memuncak di bagian akhir lagu.

GOOSEBUMPS: Kisah Cinta Mendebarkan dalam Balutan Elektro-Funk

Dengan memperkenalkan gaya musik elektro-funk ini, Fakhri, Bretya, dan Matalino yakin bahwa mereka akan membawa angin segar bagi industri musik Indonesia, terutama dalam genre lagu-lagu bertema cinta yang saat ini banyak didominasi oleh pop-ballad. Mereka berkomitmen untuk memperkaya variasi musik di Indonesia dengan sentuhan baru yang energik dan penuh inovasi.

Goosebumps” dirilis di bawah label “Passion Vibes,” sebuah label yang juga menaungi artis-artis berbakat lainnya seperti Kaleb J, Belanegara Abe, Gbrand, dan Bennet AK. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan warna baru di kancah musik Indonesia, serta menjadi inspirasi bagi para pendengar dan musisi lainnya untuk terus berinovasi dalam karya mereka.

Fakhri Violin adalah seorang musisi, produser musik, dan komposer dari Indonesia. Dengan pengalaman tampil di banyak kota di Indonesia serta lebih dari 13 negara di Eropa dan Asia, Fakhri telah bekerja sebagai penata musik film dan produser musik untuk banyak artis papan atas Indonesia seperti Vina Panduwinata, Ahmad Dhani, dan Dwiki Dharmawan. Pada tahun 2019, Fakhri mencapai posisi ke-4 di kompetisi remix “Inside Out” oleh Zedd, di antara 600 kiriman dari seluruh dunia.

Bretya Adhi adalah seorang penyanyi dan komposer yang dikenal sebagai frontman dan vokalis dari “Hatchbackz.” Selain proyek bandnya, Bretya juga aktif dalam proyek solonya. Gaya musiknya yang dipengaruhi oleh genre RnB dan Pop telah membawa Bretya menjadi salah satu penyanyi yang patut diperhitungkan di industri musik Indonesia.

Matalino Marquez Siraj adalah seorang pemain keyboard, pianis, dan produser musik yang tumbuh dalam dunia jazz, disko, funk, dan elektronik. Dengan pengalaman tampil bersama artis-artis ternama seperti Arsy Widianto dan KIM, serta menjadi anggota band disko funk yang sedang naik daun, We Are Neurotic, Matalino terus mengeksplorasi berbagai genre musik yang membuatnya menjadi musisi serba bisa.

Single “Goosebumps” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital. (PR/Fjr) | Foto: Istimewa

Latest articles

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Migi Rihasalay Rayakan Hari Kartini: Ajang Sosialita Bertukar Inspirasi hingga Perkuat Emansipasi Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan dengan cara yang elegan...

Ibu Eko di Rembang Olah Rengginang Laut, Berdayakan Perempuan Pesisir

Rembang,Trenzindonesia - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam menghadapi keterbatasan....

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Ibu Eko di Rembang Olah Rengginang Laut, Berdayakan Perempuan Pesisir

Rembang,Trenzindonesia - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam menghadapi keterbatasan....

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...