Jakarta, Trenz Music | Meski Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 yang membuat banyak aktivitas terhambat, namun hal tersebut tidak menghambat penyanyi Harry Kutai untuk terus berkarya. Bahkan di usianya yang semakin senja, Harry Kutai atau dikenal dengan Pangeran Harry ini tetap menunjukan kreativitasnya dengan kembali merilis single ke-6 yang bertajuk ‘Hancur Hatiku’ karya musisi Dommy Allen.
“Saya bersyukur alhamdulilah, single keenam ini akhirnya bisa diluncurkan sesuai jadwal. Mudah-mudahan lagu ini dapat diterima oleh penikmat musik Indonesia,” ujar Harry Kutai saat merilis single Hancur Hatiku di Café SAFARI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (3/12/2021).
Yang membahagiakan dan juga disyukuri oleh Harry Kutai, momen peluncuran single Hancur Hatiku dihadiri oleh beberapa rekan sejawat dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara.

“Kita berbahagia karena kakanda saya dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara bikin kejutan. Saya yakin lagu ini akan booming. Bisa dibilang, talentanya luar biasa, hobinya pegawai negeri, karirnya di dunia musik. Bahkan beliau juga sudah menyiapkan generasi ketiga”, ujar Raja Kerajaan Turikale Maros, Brigjen Pol. (Purn) D. AA Mapparessa yang merasa bahagia atas prestasi Pangeran Harry yang sukses merilis single Hancur Hatiku.
Istimewanya, momen perilisan single Hancur Hatiku juga dimeriahkan oleh kehadiran beberapa artis seperti penyanyi Ermy Kulit, Vera Borneo (Vera Bintang Pantura / Vera BP4), Ay Claudya, dan Vellyn Chu. Hadir juga artis sinetron Buku Harian Seorang Istri yang tengah tayang di SCTV yakni Riska Bunga Fahira, yang juga menjadi model videoclip dari single ‘Hancur Hatiku”.

“Senang, diberi kesempatan untuk jadi model video clipnya. Untuk lagunya sendiri sangat keren banget, top markotop, menyentuh hati dan jiwa”, ungkap Riska.
Ermy Kulit yang mengaku sudah kenal Harry Kutai sejak lama, mengaku sangat mendukung aktivitasnya dalam bermusik.
“Saya mengenal pak Harry Kutai sudah sejak lama. Saya sangat mendukung beliau dalam bermusik. Lagu-lagunya beliau cukup easy listening. Mudah-mudahan single barunya bisa sukses dan bisa menjaga eksistensinya di musik Indonesia,” ucap Ermy Kullit.
“Senang, irama dangdut yang enerjik, walaupun liriknya sedih namun bisa dibawakan dengan gembira.”, lanjut Ermy Kulit.
Sementara menurut penyanyi Ay Claudia, meski ini lagu dangdut yang kedua yang dibawakan Harry Kutai, namun ini merupakan terobosan baru bagi Harry Kutai.
“Ini menjadi terobosan baru. Aku kagum banget karena pak Harry bisa semua genre.”, cetus Ay Claudia,

“Alhamdulillah, saya full support, yang mana lirik lagunya cukup sedih tapi bisa dibawakan secara riang gembira. Ini perwakilan isi hati suami kepada istrinya, pesannya jangan tiggalkan suami dikala susah. Lagunya bener benar luar biasa buat saya dan menginspirasi khususnya untuk para lelaki. Ini wujud dari inspirasi perasaan lelaki”, papar Veliyne Chu, menambahkan.

Harry Kutai atau Pangeran Harry merupakan bangsawan dari daerah Kutai dan pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tenggarong, Kalimantan Timur. Pemilik nama asli DR.H.A.P.M HARRYANTO BACHROEL yang bergelar Pangeran Harry Gondo Perawiro ini mulai berkecimpung di dunia tarik suara pada tahun 2000 saat bersama musisi Is Haryanto terlibat dalam album Tembang Kenangan.
Kemudian ditahun 2011, Harry Kutai bersama keluarga menyanyikan lagu ‘Aku Bukan Dewa’ yang merupakan ciptaan Harry Kutai sendiri.
Ditahun 2017, Harry Kutai pernah merilis lagu bernuansa pop dangdut yang bertajuk ‘Jangan Lupakan Aku’ ciptaan Eko Saky, dengan menggandeng pedangdut Fina Tiza untuk ikut terlibat di video clipnya.
Selanjutnya di tahun 2020, Harry Kutai merilis single berjudul “Peluklah Aku Dalam Cintamu”. Di lagu ciptaan Dommy Allen terebut, Harry Kutai mengajak sang istri Dayang Telchief untuk berduet.
Dan yang teranyar, kembali berkolaborasi bersama musisi Dommy Allen, Harry Kutai merilis single bernuansa dangdut bertajuk ‘Hancur Hatiku’ yang dikemas dengan aransemen yang apik, ringan dan easy listening. Syairnya yang gampang dipahami, musiknya yang ringan, membuat siapapun yang mendengar lagunya, gampang menikmati.
“Lagu Hancur Hatiku memang sengaja dibuat agar gampang dicerna, semoga disukai banyak orang,” cetus Harry Kutai.
Dibawakan secara apik dan pas oleh Harry Kutai, lagu ‘Hancur Hatiku’ bercerita tentang hubungan antara dua kekasih yang putus cinta di tengah jalan dan akhirnya bubar begitu saja. meninggalkan luka yang sangat dalam, maka hancurlah hatinya.
“Jadi lagu ini bukan curahan hati saya, melainkan orang lain,” cetus. Harry Kutai.
Berencana untuk terus menikmati kreativitasnya di dunia musik, Harry Kutai mengaku juga terus melatih kedua cucunya yakni Ratu Tasya dan Sultan Harsha agar menjadi penyanyi yang sukses. Selain itu, Harry Kutai juga sudah mempersiapkan dua single berikutnya.
“Sudah dirancang lagu berjudul ‘Hatiku Terbelah Dua’, selanjutya lagu ‘Tiga Hari Dilanda Rindu’. Doakan saja semuanya berjalan lancar.”, pungkas Harry Kutai. (Fjr) | Fotoi: Fajar & Buyil
