Raisa Andriana “AmbiVert”
Jakarta, Trenzindonesia.com | Penyanyi kenamaan Indonesia, Raisa Andriana, kembali mengukuhkan eksistensinya di dunia musik Tanah Air lewat perilisan album studio kelimanya yang bertajuk ambiVert. Album ini diluncurkan secara resmi dalam sebuah sesi intim di Krapela, Jakarta Selatan, dan menjadi penanda fase baru Raisa dalam berkarya: jujur, tanpa beban, dan tanpa tuntutan pembuktian.
“Aku sudah punya empat album yang merepresentasikan diriku. Kali ini aku tidak ingin membuktikan apa-apa. Aku hanya ingin jujur dalam menulis lagu,” ujar Raisa di hadapan rekan media.
Sikap ini menjadi fondasi utama dari ambiVert, album yang ia sebut sebagai refleksi karakter manusia yang kompleks dan berwarna.
11 lagu, 3 produser, dan suasana vila di Sentul

Album ambiVert memuat total 11 lagu, 10 di antaranya digarap intensif bersama tiga produser kenamaan: Lafa Pratomo, Rendy Pandugo, dan Rishanda Singgih. Proses kreatifnya berlangsung di sebuah vila di kawasan Sentul, menciptakan suasana kolaboratif yang santai namun produktif.
“Kata ‘ambiVert’ sendiri muncul setelah semua materi lagu rampung,” jelas Raisa. “Menurutku, kebanyakan orang itu ambivert—kadang introvert, kadang extrovert. Album ini mencerminkan sisi-sisi itu dalam diriku,” lanjutnya.
Kolaborasi dengan Barsena dan Rony Parulian

Menariknya, dalam ambiVert, Raisa menggandeng dua vokalis pria sebagai rekan duet. Ia berduet dengan Barsena Besthandi di lagu Awal Kisah Selamanya dan dengan Rony Parulian dalam lagu Tetap Bukan Kamu. Jika kolaborasi dengan Barsena disebutnya “organik”, maka kerja sama dengan Rony diambil karena keberanian eksplorasi.
“Aku penasaran duet dengan vokalis yang karakternya beda dari aku, dan Rony punya itu. Aku pengin mencoba warna baru,” kata Raisa.
Album fisik sebagai selebrasi kebebasan

Dirilis oleh label Juni Records dan tersedia dalam bentuk fisik melalui JUNI Goods, ambiVert menjadi semacam selebrasi atas kebebasan bermusik yang kini dipegang penuh oleh Raisa. Ia tak lagi terjebak dalam keharusan memenuhi algoritma atau ekspektasi pasar.
“Bukan soal pembuktian. Aku ingin bermusik karena cinta dan kejujuran. Album ini bukan hanya tentang aku, tapi juga tentang kita semua yang berada di antara dua kutub kepribadian,” pungkasnya.
Dengan ambiVert, Raisa tidak hanya merilis album baru, tapi juga membuka lembaran baru dalam perjalanan musik Indonesia yang lebih jujur dan autentik.
