Rossa
Jakarta, Trenzindonesia.com | Lagu legendaris “Tegar” milik Rossa kembali menggema, kali ini sebagai soundtrack utama film Panggil Aku Ayah, produksi kolaborasi Visinema Studios dan CJ ENM asal Korea Selatan. Dalam konferensi pers peluncuran film di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025), Rossa membagikan kisah emosional di balik lagu yang menjadi titik balik dalam karier bermusiknya itu.
Film Panggil Aku Ayah, yang akan tayang serentak mulai 7 Agustus 2025, mengambil latar tahun 1999—masa yang begitu membekas bagi sang diva. Rossa mengaku tak ragu menyetujui penggunaan lagu “Tegar” sebagai soundtrack karena merasa ceritanya begitu relevan dengan perjalanan hidupnya saat itu.
“Waktu ditawari lagunya dipakai, aku tanya dulu ceritanya tentang apa. Ternyata latarnya tahun 1999. Itu masa-masa berat buat aku,” ujar Rossa.
Rossa mengenang bagaimana dirinya sempat mengalami masa vakum selama tiga tahun setelah merilis lagu “Nada-Nada Cinta” pada 1996. Ia merasa kehilangan arah karena tidak menemukan lagu yang cocok, bahkan sempat ditolak oleh beberapa produser.

“Aku sama produserku yang lama, Pak Adi, sempat disodorin ke banyak produser, tapi selalu ditolak. Sampai akhirnya ketemu Pak Handi yang bawain lagu dari Teh Melly (Melly Goeslaw),” katanya.
Menariknya, lagu “Tegar” awalnya bukan dibuat untuk Rossa. Lagu tersebut semula ditujukan untuk penyanyi lain, namun akhirnya jatuh ke tangan Rossa karena dinilai lebih cocok secara karakter dan makna.
“Pas dengar, aku langsung suka banget. Padahal lagu itu bukan untuk aku. Tapi ternyata cocok banget, dan waktu itu juga awal-awal karier Teh Melly sebagai pencipta lagu untuk penyanyi lain,” kenangnya.
Rossa, yang kini berusia 46 tahun, tak bisa menyembunyikan emosi saat mengingat kembali masa-masa sulitnya. Ia sempat merasa kariernya akan berakhir dan mempertimbangkan untuk mundur dari dunia tarik suara.
“Aku pernah dikatain ‘one hit wonder’, dibilang enggak bakal sukses lagi. Sampai aku mikir, mungkin memang jalanku bukan di nyanyi. Tapi lalu datang lagu ‘Tegar’ ini,” ucapnya dengan suara lirih.
Tak disangka, lagu “Tegar” justru menjadi salah satu karya paling monumental dalam karier Rossa. Lagu ini bukan hanya menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia, tapi juga menjadi simbol kekuatan dan keteguhan hati.
“Lagu ini menggambarkan perjuangan aku selama tiga tahun. Sampai sekarang, puluhan tahun kemudian, lagu ini masih dikenal. Aku sangat bersyukur dan tersanjung, mudah-mudahan ‘Tegar’ bisa jadi pengingat untuk selalu kuat menghadapi hidup,” kata Rossa.
Film Panggil Aku Ayah sendiri digadang-gadang sebagai drama keluarga yang menyentuh, mengangkat tema kasih sayang tanpa syarat meski tanpa ikatan darah. Lagu “Tegar” akan menjadi elemen emosional penting yang memperkuat cerita film tersebut, membuatnya tak hanya menyentuh mata, tapi juga hati para penonton.
Dengan kehadiran lagu ikonik ini sebagai soundtrack, film Panggil Aku Ayah dipastikan bakal menyajikan pengalaman sinematik yang penuh makna dan nostalgia, khususnya bagi para penikmat musik dan penggemar Rossa.
[Foto: Ig@itsrossa910]
