Jonathan Alden mengaku masih memiliki banyak hal untuk dipelajari sebelum benar-benar menjalani peran sebagai ayah untuk pertama kalinya. Bersama Brisia Jodie, ia mulai menggeser fokus pikirannya ke masa depan anak, termasuk menyiapkan tabungan sejak dini. Hal itu ia sampaikan saat ditemui di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (28/10/2026), seperti dilaporkan KapanLagi.com.
Masih Banyak Ruang untuk Belajar
Menurut Jonathan, menjadi orang tua bukan perkara yang bisa disiapkan secara instan. Karena ini anak pertama, ia merasa masih perlu banyak menimba ilmu agar bisa mengambil keputusan terbaik bagi keluarga kecilnya.
“Untuk menjadi seorang ayah ya namanya anak pertama juga, aku juga masih banyak ruang untuk belajarlah ya,” ujar Jonathan.
Ia menyebut akan terus mencari tahu hal-hal baru yang bermanfaat, sekaligus terbuka mendengarkan pendapat orang lain selama tujuannya baik. Sikap itu, menurutnya, penting agar ia tidak salah langkah dalam mengasuh anak nanti.
Jonathan juga menyadari tanggung jawabnya akan bertambah setelah buah hatinya lahir. Beban pikiran yang semula hanya soal pekerjaan kini bergeser ke kebutuhan jangka panjang, salah satunya menyiapkan dana pendidikan dan tabungan untuk anak.
Brisia Jodie Tetap Berkarya, Pengasuhan Dibantu Keluarga
Soal karier Brisia Jodie, Jonathan memastikan sang istri tetap bisa berkarya di dunia hiburan. Ia hanya memberi catatan, Brisia harus merasa nyaman dan masih sanggup menjalani aktivitasnya. “Kalau dia nyaman, masih sanggup, iya pasti jalan,” kata dia.
Untuk urusan pengasuhan, Jonathan berharap dukungan keluarga ikut turun tangan, bukan hanya mengandalkan asisten. Ia melihat pengalaman kakak-kakaknya yang sudah memiliki anak, dan menilai orang tua dari pihak pasangan biasanya otomatis tergerak membantu. “Kalau itu dari yang aku lihat ya, misalnya dari keluargaku, cici-cici aku yang udah punya anak, kayaknya kalau mertua tuh udah otomatis naluri bakal bantuin gitu loh, jadi pasti dibantuin sih,” tuturnya.
Ia pun membuka kemungkinan memakai jasa pengasuh, terutama pada fase bayi baru lahir yang membutuhkan pendamping berpengalaman. Menurut Jonathan, pengasuh bayi baru lahir tidak hanya membantu merawat, tetapi juga memberi edukasi yang bisa diterima orang tua. “Mungkin ke depannya kalau emang kita capable untuk bisa sendiri pasti sendiri. Kalau emang kita banyak activity juga ke depannya pasti bakalan susah untuk ngurus anak, pasti jadi butuh asisten gitu, butuh suster,” ujarnya.
