Penyanyi dangdut King Nassar mengungkap kisah pahit di awal kariernya sebelum akhirnya menggelar konser solo bertajuk King Nassar: Lost in The Jungle di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (7/11/2026). Pada masa itu, ia pernah tampil tanpa dibayar dan hanya menerima amplop berisi nol.
Amplop Berisi Nol
Nassar bercerita, dirinya pernah menerima beberapa amplop yang ia kira berisi uang. Saat dibuka, isinya justru amplop lain, hingga akhirnya tidak ada rupiah sama sekali di dalamnya.
“Dulu tuh enggak dibayar juga pernah. Amplop ditumpuk-tumpuk kirain duit, amplop ketemu amplop, amplop lagi ketemu amplop lagi, ketemu amplop lagi, ternyata nol,” ujar Nassar saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (7/11/2026), seperti dilaporkan KapanLagi.com.
Meski begitu, Nassar menyebut masa-masa tersebut sebagai bagian dari perjalanan yang harus dilalui, bukan sesuatu yang disesali. Honor yang diterimanya kala itu juga masih sangat kecil dan kadang dibayar dengan barang.
“Tapi kan itu proses. Rp 5.000, entar Rp 10.000, gitu. Kadang koran dijejel-jejel, tapi kan itu bagian dari proses. Nah, hari ini itu adalah pencapaiannya,” ucapnya.
Air Mata di Panggung
Bagi Nassar, konser tunggal menjadi ruang untuk menyampaikan apresiasi kepada para pencinta musik dangdut sekaligus menghadiahi diri sendiri. Ia menilai seorang penyanyi yang sudah menggelar konser solo berarti mampu menyampaikan penghargaan itu kepada penontonnya.
“Sangat-sangat sekali. Karena buat aku penyanyi yang udah konser tunggal itu berarti dia bisa menyampaikan apresiasinya untuk semua pencinta musik, terutama musik dangdut, karena aku penyanyi dangdut,” katanya.
“Jadi aku bisa memberikan penghargaan untuk diri aku dan untuk penonton, karena penonton mereka tuh energi banget buat kita. Kita kalau enggak ada mereka juga enggak jadi apa-apa,” sambungnya.
Di atas panggung, Nassar sempat menitikkan air mata ketika membawakan lagu Hilang Tak Berkesan. Lagu itu lekat dengan kenangan terhadap ayahnya.
“Betul. Karena aku mengingat kenapa aku nyanyi lagu Hilang Tak Berkesan, karena itu lagu yang almarhum Abah sering nyanyikan kalau ada acara di mana pun,” ungkapnya.
Sementara itu, lagu Kaulah Segalanya ia dedikasikan khusus untuk sang mama. Nassar menegaskan bahwa peran ibunya tidak akan tergantikan oleh siapa pun.
“Kaulah Segalanya itu spesial untuk Mama karena segalanya, segalanya untuk Mama, gitu. Jadi tidak akan pernah bisa digantikan oleh siapa pun, semuanya untuk Mama, gitu,” tutupnya.
