Trenz Indonesia
News & Entertainment

5 Kiat Tetap Sehat, Dari Pergizi Pangan Menghadapi Lebaran

314

Jakarta, Trenz Lifestyle | Usai berpuasa selama satu bulan penuh membuat masyarakat langsung panik saat lebaran,  semua masakan langsung di santap, tidak lagi pandang bulu.  Semua masakan berlemak langsung disantap, padahal bila tidak dikontrol, bisa bahaya buat yang bersangkutan.

Untuk itu para ahli gizi yang tergabung pada PERGIZI PANGAN Indonesia wanti-wanti dalam menghadapi Lebaran 2021. Hal ini disampaikan pada Webinar PERGIZI PANGAN seri 44 dengan tema ‘Makanan Favorit Lebaran dan Kiat Sehat Pasca Lebaran’ pada Rabu, 12 Mei 20121 Jam 14.00-16.00 WIB

#. Bangsa Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19. Berbagai upaya pemerintah, masyarakat dan komponen bangsa telah berhasil menurunkan laju penambahan kasus baru Covid-19 setelah bulan Februari 2021 dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Kejadian libur akhir tahun 2020 serta kejadian ledakan kasus baru Covid-19 di berbagai negara termasuk di India bulan lalu seharusnya menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Oleh karena itu sebaiknya kita menyikapi dengan baik dan mematuhi peraturan pemerintah pusat dan daerah dalam pencegahan Covid-19, termasuk pada masa lebaran 2021 ini terkait kegiatan mudik, lebaran keluarga dan wisata.

#. Ayo bersama kita terapkan gizi seimbang. Penerapan protokol kesehatan perlu disertai dengan upaya untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh dengan menerapkan prinsip Gizi Seimbang. Prinsip Gizi Seimbang ini meliputi hidup aktif, bergerak dan berolahraga, menjaga berat badan normal, mengonsumsi makanan yang aman, beragam dan cukup, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

#. Selalu bijak memilih dan mengonsumsi makanan dan minuman. Berbagai kajian menunjukkan bahwa kegemukan, kelebihan konsumsi gula, garam (natrium) dan lemak, stres kronik dan kurang tidur meningkatkan risiko gangguan imunitas (kekebalan tubuh) dan gangguan kesehatan. Oleh karena itu masyarakat Indonesia diharapkan membatasi asupan gula, garam dan lemak atau membatasi makanan dan minuman yang manis, asin dan berminyak, serta meningkat asupan serat pangan, sesuai anjuran Gizi Seimbang oleh Kementrian Kesehatan, agar turut mempertahankan berat badan yang normal dan tetap sehat setelah puasa.

#. Puasa Ramadan yang telah dilakukan dengan baik dan benar mendatangkan banyak kebaikan dalam pengendalian lemak, sistim hormon dan metabolik tubuh, serta latihan kedisiplinan dan kejujuran. Kebaikan yang telah diraih ini sebaiknya dijaga mulai hari lebaran pertama dengan cara menghindari makan berlebihan, dan setelah lebaran melaksanakan anjuran puasa syawal atau puasa berselang (intermittent fasting), seperti puasa syawal, puasa Senin dan Kamis, atau puasa lainnya yang dianjurkan bagi yang berkenan dan sesuai kemampuan.

#. Rayakan lebaran dengan penuh kebahagian. Rasa bahagia juga turut meningkatkan imunitas tubuh yang kita perlukan untuk hidups ehat baik di masa pandemi dan tidak pandemi. Rasa bahagia dalam silaturrahmi tidak hanya bisa dilakukan dengan mudik, tetapi bisa secara daring. (Buyil)

Leave A Reply

Your email address will not be published.