Trenz Indonesia
News & Entertainment

Led Zeppelin Classic yang Dinilai “Ridiculous” oleh Robert Plant

295

JAKARTA, Trenzindonesia | Musik rock selalu memiliki tempat istimewa di hati para penggemar musik, terutama ketika membicarakan band legendaris seperti Led Zeppelin.

Salah satu anggota pendiri Led Zeppelin, Robert Plant, baru-baru ini memberikan pandangannya tentang salah satu lagu klasik mereka yang disebutnya sebagai “ridiculous” atau konyol. Namun, apakah pandangan ini mencerminkan nilai dari karya musik tersebut di era musik kekinian?

Penting untuk diingat bahwa pandangan pribadi seorang musisi terhadap karyanya mungkin berubah dari waktu ke waktu. Ketika Robert Plant menyebut salah satu lagu Led Zeppelin sebagai “ridiculous,” bukan berarti lagu tersebut tidak berharga atau memiliki kualitas rendah. Sebaliknya, mungkin ada alasan tertentu di balik pandangan ini, seperti pengalaman pribadi atau perubahan perspektif seniman terhadap karya tersebut.

Salah satu lagu yang disebutkan oleh Robert Plant sebagai “ridiculous” adalah “Immigrant Song.” Lagu ini memiliki daya tarik unik dengan nuansa militer dan tema Viking yang menarik. Meskipun Plant menyebutnya konyol, banyak orang yang tetap menyukai lagu ini karena daya tarik musiknya yang kuat dan liriknya yang menarik.

Lagu “Immigrant Song” ini juga menjadi inspirasi bagi generasi musisi kekinian. Sejak rilisnya, lagu ini telah digunakan dalam berbagai film dan acara televisi, menunjukkan keberlanjutan daya tarik musik Led Zeppelin hingga saat ini.

Dalam era musik digital yang modern, karya-karya musik dari masa lalu terus hidup dan ditemukan oleh generasi muda. Dengan platform streaming dan media sosial, lagu-lagu seperti “Immigrant Song” dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja, memperluas jangkauan dan pengaruh musik Led Zeppelin hingga ke penjuru dunia.

Meskipun pandangan Robert Plant tentang lagu ini mungkin berbeda, namun sebagai penggemar musik, kita dapat terus menghargai dan mengapresiasi keberagaman karya seni. Setiap lagu memiliki cerita dan makna yang berbeda bagi setiap pendengarnya. Lagu-lagu yang dianggap “ridiculous” oleh satu orang mungkin menjadi lagu favorit bagi orang lain.

Sebagai generasi musik kekinian, mari kita terus menjelajahi dan menghargai berbagai genre musik, baik dari masa lalu maupun karya-karya baru dari musisi yang ada saat ini. Dengan saling menghormati selera dan pandangan, kita dapat menciptakan lingkungan musik yang inklusif dan beragam, di mana setiap lagu dan artis dihargai dan dihormati atas karyanya yang unik. (Fjr / Sumber : https://faroutmagazine.co.uk) | Foto: Google.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.