Trenz Indonesia
News & Entertainment

Perjalanan Turing “Father n Son: Ride for Friendship 2” Akan Menjelajah Sumatera 360°

360

Bekasi, Trenz Life Style I Ride For Friendship 2 (RFF-2) kembali dijalani Bro Andrabells (53thn). Namun kali ini, turing bermotor dengan titel “Father n Son” melibatkan putranya Bro Syahnail a.k.a O’Neal (19thn), dan perjalanan yang menghabiskan 22 hari (3 minggu), atau akan mengaspal sejauh  ±7.000km pergi-pulang.

“Sampai hari ini, Bro Andrabells dan Bro O’Neil juga segala kesiapan seperti perbekalan dan sepasang motor untuk perjalanan turing ‘Father n Son’ sudah ready ya? Tinggal menanti hari Minggu pagi untuk ngegas menuju Sumatera yang akan diawali melintas sisi barat,” papar Gerald, sang promotor Father n Son, dalam acara Press Conference yang digelar di Limo’s Café, Rabu (18/8) sore.

RFF 2 yang sarat dengan misi membangitkan kembali kepariwisataan yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, Gerald akui, meyakinkan kalau Bro Andrabells mampu untuk menjalankan misinya ini. Sebab jauh sebelumnya pernah turut turing ekspedisi “Jelajah Garis Batas Borneo 2019”.

“Kalau saat ‘Jelajah Garis Batas Borneo’ Bro Andrabells harus menyelesaikan 70 persen jalan non aspal dan 30 persennya jalan beraspal. Sekarang ‘Father n Son’ nyaris 100 persen jalanannya beraspal. Paling Bro Andra tinggal mengatur ritme dengan anaknya yang baru pertama kali menghadapi turing terpanjang ini,” timpal Gerald, promotor dari ekspedisi Jelajah Garis Batas Borneo 2019 ini.

Sementara itu, terkait “Father n Son: Ride for Friendship 2” yang menjadikan lanjutan dari “Ride for Friendship: Jakarta-Timor Leste 2021” yang melibatkan Bro Donay rekan dari komunitas VOID (Versys Owner Indonesia) Chapter Kota Bekasi, Bro Andrabells menceritakan, perjalanan RFF 2 menjatuhkan pilihan melibatkan anak. “Pertama saat saya akan turing ke Timor Leste, pernah menjanjikan kedepan O’Neal yang akan menjadi teman perjalanan papanya,” tukas Bro Andra yang terlebih dahulu ‘menjebloskan’ putranya untuk mengikuti Coaching Clinic cara bermain motor dual porpose di jalan beraspal hingga non aspal.

(ki-ka) duo rider Bro O’Neil, Bro Andrabells, dan Bro Gerald sang promotor Father n Son; Ride for Friendship 2, saat press conference di Limo’s Auto cafe, Bekasi, Rabu (18/8) sore.

“Buatku motoran sampai ke Aceh dan pergi pulang pula, bener-bener turing terpanjang yang baru pertama kali. Tapi saya percaya Om Blues, Papa ngak akan menjebloskan anaknya gimana nantinya diperjalanan. Tapi saya yakin papa ingin menjebloskan anaknya untuk melihat dari dekat indahnya panorama Indonesia lewat perjalanan bermotor,” ungkap Bro O’Neal kepada Agus Blues Asianto dari Trenzindonesia.com sebelum gelaran press conference di Limo’s Auto Café, di Grand Galaxy City Blok RSA 05 no 76, Bekasi Selatan.

Kendatipun dunia motoran bukanlah hal baru, apalagi sempat mengikuti sang bapak perjalanan turing moto-camp dan beberapa turing di kawasan Jawa Barat. Namun Bro O’Neal akui, ternyata sangatlah tidak mudah mengendarai motor yang telah dilengkapi Top Box serta pada sisi kiri-kanan Side Box.

“Ngak kebayang Om Blues, motor yang bobotnya sekitar 170kg, terus dengan tambahan properti kayak Top Box dan Side Box yang lengkap dengan isinya bisa menjadi sekitar 250kg. Karena baru ngerasai bawa motor kayak gitu, sempat crash,” paparnya membenarkan brand GIVI yang akan melengkapi turing Father n Son.

Pesanan Kemenparekraf
Meskipun sejak awal RFF 2 telah menancapkan tema “Menggairahkan Ekonomi dan Pariwisata Menuju New Normal”. “Iya karena turingnya dalam kondisi pandemi Covid-19. Jadi harus muter otak jualannya dengan turing ini. Kayak di kota yang dilintasi turut mensosialisasikan pentingnya Prokes dan juga membagikan masker,” celetuk Bro Andra yang telah membekali dirinya juga Bro O’Neal dengan dua kali vaksin Covid-19.

Gayung pun bersambut, Kemenparekraf yang mengetahui perjalanan turing Father n Son ingin membangkitkan ekonomi dan pariwisata. Bro Andra yang semula hanya menyebrangi menuju Pulau Weh, sebagai titik puncak 0km perjalanan bermotornya. “Akhirnya atas permintaan Kemenparkraf untuk juga mengunjungi destinasi Pulau Nias, Pulau Samosir dan Bukit Tinggi. Tentunya di tempat ini saya akan menggali dari budaya, wisata dan kulinernya,” kata Bro Andra.

Leave A Reply

Your email address will not be published.