
Trenz News | Deklarasi Indonesia sebagai kawasan taman wisata dunia dengan 10 potensi wisata unggulan tak lama lagi akan diwujudkan di lapangan Puputan Margarana Reno, Denpasar, Bali pada 9 Oktober 2018 ini.
Event ini ternyata telah lama ditunggu masyarakat dunia, tak terkecuali para penerjun payung dunia yang sejak lama sangat antusias ingin berpartisipasi dalam penyelenggaraan deklarasi tersebut.
“Sebanyak 30 penerjun payung profesional yang sudah memiliki security clearance bersama 12 kru yang berasal dari Inggris, Amerika, Irlandia, Venezuela, Kanada, Italia menyatakan kesiapannya melakukan aksi demonstrasi di udara,” ujar Duta Wisata WTPForum, Naila Novaranti saat Jumpa Pers Deklarasi WTPForum di Jakarta, Kamis (27/9).
Dalam acara tersebut, para penerjun payung akan melakukan aksi udara di bawah naungan Yayasan Taman Wisata Dunia, yang akan membawa bendera WTPForum seta bendera berslogan : Indonesia The World Tourism Park, yang merupakan simbol bahwa negara kita layak untuk dikukuhkan sebagai tamannya wisata dunia.
Acara yang mengambil tema : “Membangun Paradigma Baru Dunia, Indonesia Sebagai Kawasan Taman Wisata Dunia” rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Tentunya kita berharap Presiden Joko Widodo bisa hadir membuka sekaligus meresmikan penyelenggaraan deklarasi acara tersebut” Ujar Daniel Kumendong, Founder & CEO WTP Foundation di Jakarta.
Acara yang rencananya akan dihadiri oleh seluruh kepala daerah Se-lndonesia, para kepala Dinas Pariwisata Se-Indonesia, dan Perwakilan para Kepala Bapeda Se-Indonesia sebagai peserta deklarasi merupakan rangkaian dari agenda Road To World Tourism Park Champaign yang telah di luncurkan beberapa bulan lalu guna mempersiapkan wilayah Indonesia sebagai Tamannya Wisata Dunia.
“Pada pelaksanaannya kami ingin agar acara tersebut bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat dunia,” pangkas Daniel Kumendong.
