Trenz News |Rasa prihatin terhadap perpecahan bangsa Indonesia gara gara pilkada dan Pemilu tidak hanya dirasakan pejabat negara, politikus tapi juga para jurnalis hiburan yang tergabung dalam Aliansi Pewarta Independen yang dimotori musisi dan pencipta lagu yakni Ote Abadi beserta 3 wartawan senior Alex Palit, Agus Blues Asianto dan Antoes Budi.

“Gerakan ini tidak ada unsur politik dan berpihak kepada salah satu Capres manapun. Ini murni gerakan moral teman teman wartawan hiburan terhadap gejala perpecahan bangsa ini gara-gara Pilkada serentak dan pemilu,ujar Alex Palit sang penggagas yang diamini Agus dan Antus.
Karena gerakan #Selamatkan Indonesia merupakan gerakan moral maka, Alex mengajak semua elemen bangsa untuk mendukung kegiatan ini.
“Kami berharap teman teman wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia ikut mendukung kegiatan ini,” harap Alex kepada Sutrisno Buyil, ketua umum Forwan Indonesia, saat hadir di lokasi syuting video klip single #Selamatkan Indonesia.
“Karena kegiatan #Selamatkan Indonesia sangat mulia, tentu Forwan Indonesia mendukung penuh gerakan ini. Bahkan Forwan Indonesia juga meminta kepada pak Rahayu Kertawiguna selaku CEO Nagaswara Musik agar lagu #Selamatkan Indonesia juga bisa dinyanyikan oleh artis artis yang tergabung dilabel Nagaswara dan Alhamdulillah pak Rahayu mendukung dan berfupaya untuk menyanggupi,” ujar Sutrisno Buyil.
Agus Blues Asianto menimpali, “Bagaimana sama sama saksikan dan rasakan, saat ini perang narasi, hastag, lagu, dan perang semiotika lain antar kubu dari masing-masing pendukung Capres –Cawapres yang dijagokan telah terjadi.
Bagaimana hanya lantaran beda pandangan, beda pendapat, beda hastag, beda pilihan politik antar kubu pendukung memasuki medan peperangan saling tebar serangan ujaran kebencian” ujar Agus berapi-api..
Karena menurut Antoes anggap penggunaaan politisasi _#PolitikSARA_ ini bukan saja bisa memicu terjadinya polarisasi dalam kehidupan sosial, juga dapat menimbulkan gesekan konflik horizontal.
“Karenanya, keberadaan Aliansi Pewarta Independen di sini tak lebih hanyalah merupakan gerakan moral cinta damai demi keutuhan persatuan dan kesatuan Bhinneka Tungal Ika – NKRI.” Ujar mantan wartawan koran pagi Wawasan ini.
Sebagai gerakan moral bersifat independen, Aliansi Pewarta Independen bukan sayap kanan atau sayap kiri atau berafiliasi ke kubu poros politik tertentu. “Keberadaan kita ditengah, tidak ke kanan apalagi kekiri,” tandas Alex Palit. (Boeyil/Trenz Indonesia)
