BOGOR, Trenz Community | Kondisi pandemic covid-19 yang mulai melandai, memberi ruang dan kesempatan bagi komunitas motor OLENGERS untuk merayakan hari jadinya yang ke 2 dengan kemasan yang meriah dan berkesan.
Tentunya, dengan tetap menprioritaskan protokol kesehatan, komunitas OLENGERS mensyukuri eksistensinya dengan menggelar kopdar 2Nd ANNIVERSARY OLENGERS yang dihelat di GOR Pajajaran, Kota bogor, Sabtu(10/09/22).
Dipandu oleh Irfan Penyok Setiaji dan Ellen Azhaliaardhana, kopdar 2Nd ANNIVERSARY OLENGERS berlangsung sejak pkl. 10.00 WIB hingga Pkl. 23.00 WIB dengan menyajikan beragam acara menarik dan berkesan penuh keceriaan. Mulai dari Rolling Thunder keliling Bogor, Pesta budaya –Kariding, Games, Ngopi Bareng Sponsor, serta hiburan music dan DJ.
Tak hanya acara suka cita, ada juga acara khusus 2Nd ANNIVERSARY OLENGERS berupa Santunan Anak Yatim, Deklarasi OLENGERS Sukabumi Chapter, dan Inspirasi Bikers.
Sementara, seremonial 2Nd ANNIVERSARY OLENGERS ditandai dengan Upacara Adat yang dipandu oleh kilengser, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Menyanyikan Mars IBMI (Indonesia Brother Max Independent) , doa bersama yang disusul dengan pemotongan kue ultah ke 2 OLENGERS dan pemotongan tumpeng.
“Alhamdulillah, hari ini kita deklarasikan OLENGERS Sukabumi Chapter, beruikutnya Bandung, dan lainnya… Kami ingin memberi ruang persaudaraan, memperluas persahabatan, tidak ada batas, kita adalah bikers, semua satu salam persaudaraan. Terimakasih.”, seru Iponk, Ketua Umum The Max Olenger’s Community, dalam sambutannya.
Menurut Iwan Kunchen selaku Ketua Pelaksana acara 2Nd ANNIVERSARY OLENGERS, memprioritaskan solidaritas, komunitas motor OLENGERS mengusung semboyan : Tak ada yang kami beda bedakan, Duduk Sama Rata, berdiri Tanpa Raja.
“Terimakasih atas kedatangan seluruh OLENGERS se Jabodetabek serta wilayah lainnya, jadi sudara saudara sekalian, OLENGERS tidak ada apa apanya tanpa kalian, terimakasih banget atas dukungan baik secara moril dan finansial dari para donator dan para sponsor hingga terlaksananya acara ini.”, tegas Iwan Kunchen.

Masih menurut Iwan Kunchen, awal sejarahnya, pengurus OLENGERS pernah bergabung di beberapa club yang intinya persaudaraan karena satu hobby utamanya pengguna motor YAMAHA seri Max dan kerabatnya, seperti YNCI dan MaxOutsiders hingga akhirnya terbentuklah nama OLENGERS yang mungkin bisa diartikan tidak kemana n mau di bawa club yang baru ini
“Namun sejalan waktu berkembang dan mempunyai member-member yang berbasis family bikers dan kekeluargaan, ini yang sekarang ada menjadi nama OLENGERS yang sebelumnya namanya TMOC atau The Max Olenger Community”, jelas Iwan
“Sekarang memasuki masa tahun ke 2 persaudaraan, OLENGERS berada
di bawah IBMI -Indonesia Brother Max Independent yang menjadi tautan Club besarnya, yang juga terlepas dari YNCI sehingga OLENGERS menjadi komunitas yang independent.”, lanjut pria yang lebih dikenal dengan sapaan Kunchen.
Iwan Kunchen kembali menambahkan, terkait aktivitas sosial, OLENGERS memiliki skedul baksos berupa pemberian santunan yang menjadi kegiatan rutin, ada yang namanya Jumat Barokah atau juga Ngaji Bareng Lintas Komunitas.

“Ini yang mungkin menjadikan persaudaraan OLENGERS dengan club-club Maxi lainnya begitu harmonis dan sudah seperti saudara saja kalau ada acara-acara Anniversary dan sejenisnya, karena kita saling dukung”, paparnya lebih lanjut.
“Ada juga kegiatan Sunmori untuk member-member OLENGERS yang jarak turingnya tidak jauh namun bisa diikuti seluruh member utk kebersamaannya, atau Famgeth yang lebih besar lagi karena melibatkan member dan keluarga member”, pungkas Iwan Kunchen. (Fjr) : Foto: Fajar
