Trenz Indonesia
News & Entertainment

Dirjen Veri Percepat Konsumen Berdaya Dan Pengusaha Amanah Di tengah E-Commerce

132

JAKARTA, TRENZINDONESIA,– Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono, mendorong percepatan sinergitas pemerintah, swasta & stakeholder, membentuk konsumen berdaya di tengah perubahan pola perilaku konsumen semasa kebijakan pandemi Covid19 dan digitalisasi.

“E-Commerce telah mengubah perilaku konsumen, dari konvensional menuju daring. Dimana konsumen berkewajiban teliti sebelum membeli, memperhatikan asal produk, serta melakukan pengecekan terhadap kesesuaian informasi produk,” ujar Dirjen Veri, didampingi Direktur Pemberdayaan Konsumen, Ojak Simon Manurung, di tengah puncak Harkonas ke-9 di Gedung Djakarta Theater.

Untuk itulah, Veri Anggrijono, mengakui kebutuhan sinergitas melalui kerjasama baik dalam memberikan edukasi, sosialisasi, hingga penerapan sanksi aturan hukum sebagai bentuk pertanggungjawaban oleh konsumen maupun pelaku usaha.

Sebagai realisasinya, Dirjen PKTN Veri Anggrijono bersama 43 perguruan tinggi se-Indonesia menandatangani kesepakatan bersama menyebarkan informasi dan edukasi lantaran para akademisi dan mahasiswa merupakan garda depan konsumen cerdas dan berdaya.

Bersamaan penandatanganan naskah itu, Dirjen Veri menerima piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori “Penandatanganan Kesepakatan Bersama Kementerian Perdagangan dengan Universitas dari Provinsi Terbanyak”.

Juga Dirjen Veri dan Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdeA), Bima Laga, menandatangani kesepahaman dalam meningkatkan pengawasan barang beredar dan jasa pada perdagangan melalui sistem elektronik.

Apresiasi Pemda

Puncak Harkonas ke-9 itu juga mengapresiasi Pemda-Pemda sebagai Daerah Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen kepada enam gubernur masing-masing Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Papua Barat, Maluku, Jambi, dan Nusa Tenggara Barat.
Disamping memberi penghargaan Daerah Tertib Ukur 2020 kepada Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Tanah Laut, dan Kota Cimahi.

Dongkrak PDB

Sementara Menteri Perdagangan, Muhamad Luthfi, mengisyaratkan menggenjot pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan konsumen berdaya dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto dari sektor konsumsi rumah tangga.

“Pemerintah terus meningkatkan kesadaran konsumen untuk memiliki nasionalisme dalam interaksi dengan pasar dan aktif memperjuangkan kepentingan konsumen. Juga menumbuhkan perilaku tanggung jawab dari para pelaku usaha,” ujar Mendag Luthfi saat puncak Hari Konsumen Nasional ke-9 di Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Alasannya, konsumsi Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Kuartal II-2021 konsumsi tumbuh 5,9 persen, misalnya, membuktikan konsumen sudah memiliki daya beli dan mempercayai perekonomian Indonesia.

Artinya, kata Mendag, jika konsumsi baik maka kepercayaan terhadap barang-barang yang diproduksi di Indonesia juga baik sehingga mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional kian baik.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah membutuhkan bantuan para akademisi, kepolisian, dan pemerintah daerah baik provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.