HomeNewsEdutainmentBima Arya di Roasting Komika Fajar Nugra

Bima Arya di Roasting Komika Fajar Nugra

Published on

Bogor, Trenz Edutainment | Komika stand up comedy Fajar Nugra tampil dalam acara bertajuk Panggung Virtual Jaga Asa, Minggu (1/8/2021). Pada kegiatan donasi bagi pekerja seni terdampak PPKM ini, Fajar Nugra menghibur penonton di rumah dengan melakukan roasting kepada Wali Kota Bogor Bima Arya.

Roasting merupakan salah satu teknik dalam stand up comedy. Tidak sembarang melontarkan joke atau lawakan kepada target, komika pun dituntut untuk melakukan riset dan mempelajari latar belakang atau hal lainnya terkait sosok yang akan di roasting. Bisa berupa kritik atau candaan, namun dibalut dalam sebuah kelucuan.

Banyak yang dilontarkan jebolan kompetisi stand up comedy Indonesia di salah satu stasiun televisi swasta ini di hadapan Bima Arya. Mulai dari soal kebijakan ganjil genap, PPKM, pengalaman magang di Balaikota, blusukan ke wilayah hingga hobinya mengendarai Vespa.

Menurut Bima Arya, sengaja menampilkan komika dalam Panggung Virtual untuk menghibur warga di rumah, terutama bagi yang sedang melakukan isolasi mandiri. “Saya minta agar komika tampil juga. Me-roasting , mengkritik para pejabat, mulai dari para camat, Kasatpol PP, Pak Wakil, termasuk saya. Tapi sepertinya mereka (komika) masih sungkan. Pasti warga banyak yang perlu ditumpahkan kepada para pejabat, ini momentumnya. Kritik juga menghibur,” ungkap Bima Arya.

Selain penampilan komika, ada juga hiburan dari Persatuan Musisi Bogor (Pambo). Sejumlah grup musik asal Kota Bogor ini tampil secara bergantian. “Ini adalah ikhtiar kita untuk meringankan beban para musisi yang sudah berbulan-bulan tidak mendapatkan penerimaan (manggung di cafe). Saya berterimakasih kepada ASN dari dinas-dinas di Pemkot Bogor yang menyumbang untuk operasional terselenggaranya acara ini,” ujar Bima.

“Kami juga mengucapkan terimakasih juga untuk warga Bogor yang secara online menyaksikan dari rumah dan menyumbangkan donasinya secara transfer. Alhamdulillah sampai malam ini hampir terkumpul hampir Rp 25 juta. Masih ada sampai 5 Agustus nanti. Donasi ini ditujukan bagi pekerja seni yang terdampak,” tambahnya.

Panggung Virtual Jaga Asa menampilkan sedikitnya 19 grup band dan 7 komika yang tampil secara daring dan bergantian mulai 30 Juli – 5 Agustus 2021. Proses produksinya pun dilakukan mengikuti protokol kesehatan secara ketat, tidak melibatkan banyak orang dan wajib diswab antigen dengan hasil negatif.

Panggung Virtual Jaga Asa bisa dinikmati di channel Youtube Pemerintah Kota Bogor, Instagram @pemkotbogor / @bimaaryasugiarto pada jam 15.30, 16.30 dan 19.10 WIB setiap harinya sampai 5 Agustus 2021. (prokompim / kotabogor.go.id)

Latest articles

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

More like this

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Kisah Yanti, Nasabah PNM Mekaar yang Sukses Bangun Usaha Kriya dari Nol: Modal Kepercayaan Jadi Kunci Perubahan Hidup

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dipercaya, Bukan Dikasihani: Cerita Perempuan Ultra Mikro yang Berani Bermimpi Lebih...

Rela Tempuh Hutan Demi Mengajar, Kisah Guru Honorer di Sikka Ini Menyentuh Hati Publik

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah keterbatasan akses dan minimnya fasilitas pendidikan di pelosok daerah,...