HomeNewsEdutainmentRumah Baca di Distrik Wuloni, Satgas Yonif Raider 303 Cegah Buta Huruf

Rumah Baca di Distrik Wuloni, Satgas Yonif Raider 303 Cegah Buta Huruf

Published on

PAPUA, Trenz News | Guna meningkatkan minat baca dan tulis anak-anak sekolah di wilayah Papua, Satgas Satuan Organik Yonif Raider 303/SSM membantu membuka rumah baca dan tulis di Distrik Wuloni, Kabupaten Puncak, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Satuan Organik Yonif Raider 303/SSM Letkol Inf Slamet Faojan, M.Han dalam rilis tertulisnya di Kabupaten puncak, Papua. Kamis (6/10/2022).

Keterbatasan fasilitas maupun sarana pendidikan di Distrik Wuloni, membuat anak – anak sekolah sementara tidak ada kegiatan pembelajaran.

Hal tersebut disebabkan akibat konflik yang terjadi satu tahun silam yakni pembakaran sarana umum termasuk sekolah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Saat ini kondisi fasilitas sekolah dasar sudah tidak ada di Distrik Wuloni, mereka harus berjalan sejauh 8 Km ke kota Ilaga untuk mendapatkan pembelajaran disekolah.

Hal inilah yang melatarbelakangi Danpos Wuloni Lettu Inf Risma untuk membangun rumah baca dan menulis untuk anak – anak. Dari rumah baca dan tulis yang dibuatnya diharapkan dapat membantu anak – anak untuk tetap termotivasi dan bersemangat belajar demi menggapai cita – cita.

“Kami menggunakan bangunan kosong yang tidak digunakan untuk dijadikan tempat pembelajaran anak – anak, banyak anak – anak senang berkunjung ke Pos, karenanya prajurit Satgas Yonif R 303 Kostrad hadir untuk membantu mengajar, berbagi ilmu, dengan harapan anak-anak siswa sekolah tersebut tetap termotivasi dalam belajar,” ungkap Danpos.

Dansatgas Letkol Inf Slamet Faojan, M.Han mengatakan melalui kegiatan ini dapat memberikan efek semangat dan motivasi tinggi anak – anak untuk terus belajar lebih rajin lagi dalam mengejar mimpi-mimpinya kelak sebagai pemimpin bangsa dan negara di masa yang akan datang.

“Kami berharap, dengan apa yang kami lakukan ini dapat membantu meningkatkan keinginan bersekolah dan semangat belajar bagi anak-anak sehingga dapat mendorong kemajuan bangsa ini. Masa depan bangsa bergantung pada pembelajaran mereka di masa dini,” ujar Dansatgas.

Terlihat kebahagian Mawes (5), anak kecil yang turut belajar di rumah baca, merasa senang. Keceriaan dan semangat nampak hadir terlihat diwajahnya. (Penkostrad).

Latest articles

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

More like this

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Kisah Yanti, Nasabah PNM Mekaar yang Sukses Bangun Usaha Kriya dari Nol: Modal Kepercayaan Jadi Kunci Perubahan Hidup

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dipercaya, Bukan Dikasihani: Cerita Perempuan Ultra Mikro yang Berani Bermimpi Lebih...

Rela Tempuh Hutan Demi Mengajar, Kisah Guru Honorer di Sikka Ini Menyentuh Hati Publik

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah keterbatasan akses dan minimnya fasilitas pendidikan di pelosok daerah,...