HomeNewsEdutainmentHaul Bung Karno 21 Juni 1970

Haul Bung Karno 21 Juni 1970

Published on

BOGOR, Trenzindonesia | Soekarno mendirikan PNI satelah PKI dibubarkan Belanda, karena mengisi kekosongan organisasi / partai politik yang progresif revolusioner dalam menyadarkan rakyat atas kemelaratan dan ketertindasan serta menyatukan rakyat meraih kemerdekaannya.

Soekarno mengatakan Proletar bagian dari Marhaen, tetapi Marhaen belum tentu proletar, karena Marhaen adalah orang / keluarga melarat yang bermodal terbatas dalam memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri serta modal Marhaen bukan untuk menindas dan mengeksploitasi kehidupan orang/ keluarga lain.

Soekarno mau bekerjasama dengan  pendudukan Jepang, agar mempersiapkan tenaga rakyat dalam memerdekakan bangsa.

Soekarno menolak permintaan Jepang mendirikan Kerajaan Indonesia dan menjadi raja Indonesia, karena menginginkan Indonesia menjadi Negara Republik dengan pemimpin yang disetujui rakyat melalui pemilihan, bukan diwariskan atau ditunjuk pemimpin sebelumnya.

Soekarno setuju diawal kemerdekaan didirikan partai-partai dan dibentuk pemerintahan parlementer, agar mendapatkan dukungan masyarakat internasional dengan menunjukkan Indonesia bangsa yang demokratis.

Soekarno tidak gerakkan para pengikut saat “dikudeta” rezim Soeharto, karena tidak ingin terjadi pertumpahan darah antar anak bangsa utk mempertahankan jabatan dan kekuasaannya.

Jika Marhaenisme utamakan persatuan kolektif bangsa, yang menghimpun kaum melarat / miskin (marhaen) bekerjasama penuhi kebutuhan hidup bersama, serta menolak segala bentuk penindasan/ penghisapan/ diskriminasi.. menurutmu apakah Marhaenisme itu? (Vayireh) | Foto: Google.com

Latest articles

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

JAKARTA - Guna menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI, Ketua Umum...

Indra Adhari di Konsep One Month One Song Rilis Ibuku Pahlawanku yang Viral di TikTok Malaysia

Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari yang tengah menjalani konsep One Month One Song...

Golden Memories 50 Tahun Kelulusan SMPN 45 Jakarta Angkatan 79

Suasana haru, hangat, dan penuh kenangan mewarnai perhelatan “Golden Memories – 50 Tahun Kelulusan...

Rayhan Cornelis Lepas Rindu Indonesia di Belanda, Temani Sang Ibu dalam Malam Amal untuk Korban Banjir Sumatra

Belanda, Trenzindonesia.com | Suasana hangat khas Indonesia terasa begitu kental dalam gelaran malam amal...

More like this

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...