HomeNewsEdutainmentHUT Ke-61, Yonif Para Raider 501 Kostrad Lestarikan Kesenian Wayang Kulit

HUT Ke-61, Yonif Para Raider 501 Kostrad Lestarikan Kesenian Wayang Kulit

Published on

MADIUN, Trenz News | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-61, Yonif Para Raider 501 Kostrad menyelenggarakan kesenian wayang kulit di Mayonif Para Raider 501 Kostrad, Kota Madiun, Jawa Timur. Senin (4/4/2022).

Wayang kulit dengan Lakon “Seno Tandang” dan Dalang “Ki Yogi Bagong” turut dimeriahkan oleh Pelawak ternama Kirun, dimulai sejak pukul 21.00 WIB dan dihadiri oleh Forkopimda Kota Madiun, masyarakat Kota Madiun, prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad beserta keluarga.

Kegiatan ini merupakan tradisi satuan yang rutin dilakukan setiap tanggal 4 April dimana bertepatan dengan hari jadi Yonif Para Raider 501 Kostrad.

Sejak berdiri tahun 1961, Yonif Para Raider 501 Kostrad yang dahulu bernama Yonif 530 Para memperingati HUT dengan menyelenggarakan kesenian wayang kulit yang dahulu sangat di gemari oleh hampir seluruh masyarakat.

Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 501 Kostrad Mayor Inf Arief Widyanto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan tradisi satuan yang rutin dilakukan, dimana seluruh prajurit beserta keluarga berkumpul bersama masyarakat sekitar untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Masyarakat pun diijinkan untuk berjualan di sekitar panggung. Hal ini menujukan bahwa tidak ada batas antara masyarakat dengan prajurit, membaur bersama untuk merayakan HUT ke-61 Batalyon. Kedekatan dengan masyarakat memang sudah terbentuk sejak lama.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol Covid-19 dengan cara memakai masker dan pengecekan kesehatan sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Selain sebagai suatu tradisi satuan yang rutin dilaksanakan, kesenian wayang kulit yang diselenggarakan oleh Yonif Para Raider 501 Kostrad ini adalah bukti bahwa sebagai prajurit Kostrad senantiasa melestarikan kekayaan bangsa berupa kesenian wayang kulit, serta mengenalkan kepada generasi penerus tentang kekayaan bangsa yang bukan hanya kekayaan alam saja namun kekayaan budaya. (Penkostrad).

Latest articles

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

Kisah Yanti, Nasabah PNM Mekaar yang Sukses Bangun Usaha Kriya dari Nol: Modal Kepercayaan Jadi Kunci Perubahan Hidup

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dipercaya, Bukan Dikasihani: Cerita Perempuan Ultra Mikro yang Berani Bermimpi Lebih...

More like this

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Kisah Yanti, Nasabah PNM Mekaar yang Sukses Bangun Usaha Kriya dari Nol: Modal Kepercayaan Jadi Kunci Perubahan Hidup

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dipercaya, Bukan Dikasihani: Cerita Perempuan Ultra Mikro yang Berani Bermimpi Lebih...

Rela Tempuh Hutan Demi Mengajar, Kisah Guru Honorer di Sikka Ini Menyentuh Hati Publik

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah keterbatasan akses dan minimnya fasilitas pendidikan di pelosok daerah,...