HomeNewsEdutainmentKementerian Kesehatan Gelar Forum Komunikasi CSO Untuk Mendukung Imunisasi di Provinsi Aceh

Kementerian Kesehatan Gelar Forum Komunikasi CSO Untuk Mendukung Imunisasi di Provinsi Aceh

Published on

BEKASI, Trenz News | Dalam upaya mencari solusi tentang cakupan imunisasi di Provinsi Aceh, Direktorat Pengelolaan Imunisasi dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, menggelar Forum Komunikasi CSO Untuk Mendukung Imunisasi di Provinsi Aceh.

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat.

“Target dari Forum Komunikasi CSO, mencari masukan bagaimana mengatasi persoalan cakupan imunisasi di Provinsi Aceh. Untuk itu pada kegiatan ini, kami sengaja mengundang stakeholder untuk memberikan masukan kepada kami, agar kami mendapatkan masukan dan solusi untuk kemudian kami bawa ke tim ahli untuk dikaji,” ujar dr. Prima Yosephine, MKM. Plt. Direktur Pengelolaan Imunisasi, Kemenkes kepada trenzindonesia.com di hotel Avanzel Kranggan Bekasi Selatan (4/7/202).

Prima berterima kasih kepada peserta CSO yang baik daring maupun tatap muka, yang banyak memberikan masukan kepada Kementerian Kesehatan dalam hal ini Direktorat Pengelolaan Imunisasi.

“Banyak masukan yang bermanfaat buat kami, seperti dari MUI, Kementerian Agama, Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA);serta peserta lain, yang menyarankan kepada kami, agar program imunisasi melalui pendekatan agama. Ini menarik, dan mudah-mudahan bisa menjadi pegangan dan solusi untuk mengatasi persoalan minimnya imunisasi di Aceh,” kata Prima berapi-api.

Diakui, kalau selama ini pihaknya dalam menjalankan program imunisasi masih menerapkan dengan pola lama dan pada akhirnya mengalami masalah di lapangan.

“Saran dari MUI, Kementerian Agama dan HUDA perlu kita coba di implementasikan di lapangan. Keterlibatan para ulama, dan masjid sebagai tempat imunisasi perlu dipertimbangkan,” ujar Prima mantap.

Dan nantinya apabila program imunisasi di Aceh berhasil, bisa menjadi trigger sebelum kami melaksanakan program imunisasi di berbagai daerah di Indonesia. Karena setiap daerah pasti memiliki persoalan masing-masing. Jadi nggak bisa di generalisir,” tandas Prima.(Kelana Peterson).

Latest articles

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

JAKARTA - Guna menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI, Ketua Umum...

Indra Adhari di Konsep One Month One Song Rilis Ibuku Pahlawanku yang Viral di TikTok Malaysia

Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari yang tengah menjalani konsep One Month One Song...

Golden Memories 50 Tahun Kelulusan SMPN 45 Jakarta Angkatan 79

Suasana haru, hangat, dan penuh kenangan mewarnai perhelatan “Golden Memories – 50 Tahun Kelulusan...

Rayhan Cornelis Lepas Rindu Indonesia di Belanda, Temani Sang Ibu dalam Malam Amal untuk Korban Banjir Sumatra

Belanda, Trenzindonesia.com | Suasana hangat khas Indonesia terasa begitu kental dalam gelaran malam amal...

More like this

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...