Trenz News | Dalam rangka terus melakukan peningkatan pelayanan publik demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan optimal, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) siap menggelar ajang “The International Public Service (IPS) Forum 2018”.
Ajang yang akan digelar pada 7-8 November 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) ini akan menghadirkan ‘International Forum’, ‘Public Service Exhibition’, ‘TOP 40 Indonesia Public Srevice Award’ dan ‘Best Practices Sharing’.
“The International Public Service Forum 2018 ini akan menghadirkan para inovator pelayanan publik, pembicara dari dalam dan luar negeri untuk berinteraksi dan bersinergi bersama kita menyatukan visi demi kehidupan bangsa yang sejahtera dan mandiri,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Prof.Dr.Diah Natalisa, MBA di Jakarta, Rabu (17/10).
Dikatakan Diah, ajang ini juga merupakan sebuah sinergi guna mendukung program KemenPAN-RB, dimana mulai tahun 2019 akan mengedepankan transfer pengetahuan atau replikasi inovasi pelayanan publik yang juga bagian dari RPJMN 2020-2024.

“Tema besar yang diangkat dalam forum ini adalah ‘Expanding and Improving Service Delivery Through Collaborative Action‘. Untuk mewujudkan pelayanan yang optimal, pemerintah harus melibatkan aktor lain, yakni institusi kelembagaan, masyarakat, swasta, dan aktor-aktor strategis lainnya,” lanjut Diah.
Lewat ‘Public Service Exhibition‘ (Pameran Pelayanan Publik) diharapkan masyarakat dapat menambah pengetahuan tentang perkembangan pelayanan publik yang dapat mendorong partisipasi aktif terhadap proses perbaikan pemberian layanan.
“Pameran ini juga akan menghadirkan unit-unit penyelenggara pelayanan langsung yang memungkinkan masyarakat menggunakan pelayanannya di lokasi, seperti perpanjangan SIM, STNK, pengurusan HAKI, dan lain-lain,” papar Guru Besar Universitas Sriwijaya ini.
Sedangkan ‘International Forum ‘ (Forum Internasional’ yang dikemas dalam bentuk seminar, akan diisi oleh inovator dari Jepang, Tiongkok, Singapura, dan Korea Selatan, dengan subtema modernisasi pelayanan publik, akselerasi perbaikan pelayanan di daerah pelosok, kolaborasi antar lembaga dan negara, serta lainnya.
Rencananya, Presiden RI Joko Widodo akan hadir dalam acara ini untuk memberikan penghargaan kepada Top 40 Tokoh Inovasi Pelayanan Publik 2018 (TOP 40 Indonesia Public Srevice Award)
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar menjadi inspirasi dan motivasi dalam membagikan pengalaman berharga dari upaya-upaya inovatif yang telah dilakukan,” pungkas Diah. (Fjr/TrenzIndonesia) | Foto: Istimewa
