HomeNewsLocus Chain Foundation Bermitra dengan Republik Kongo untuk Mengembangkan Sistem Nasional yang...

Locus Chain Foundation Bermitra dengan Republik Kongo untuk Mengembangkan Sistem Nasional yang Mutakhir

Published on

Lembaga satuan tugas strategis akan memfasilitasi pembangunan sistem e-government Nasional berdasarkan platform blockchain Locus Chain

 

Trenz News | Locus Chain Foundation (Locus Chain) yang berkantor pusat di Singapura meneken perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Republik Demokratik Kongo untuk mendirikan dan mengelola lembaga satuan tugas, dalam rangka pembangunan sistem e-government yang berdasarkan platform teknologi blockchain Locus Chain. Locus Chain juga mengumumkan pembentukan lembaga penelitian setempat guna mendukung dan memfasilitasi kegiatan operasional satuan tugas yang baru didirikan.

Satuan tugas ini terbentuk pada Mei lewat kemitraan strategis dengan Pemerintah Republik Demokratik Kongo untuk menerapkan Locus Chain di tingkat nasional, sehubungan dengan proyek pembangunan sumber daya nasional, sistem distribusi dan keuangan.

Rencana ini memasuki tahap lanjut dan konkrit. Satuan tugas ini, terdiri atas sejumlah pakar lokal dan pejabat senior serta pengembang utama dari Locus Chain Foundation, bertanggung jawab mengurangi kesalahan serta akhirnya membangun sistem e-government berdasarkan blockchain.

Perjanjian kerja sama diteken di beberapa kantor pemerintah Republik Demokratik Kongo oleh para perwakilan Theore Mugalu, Menteri Utama, Republik Demokratik Kongo, Bank Sentral Kongo dan Menteri Keuangan dan beberapa perwakilan industri pertambangan. Mereka membahas berbagai peluang kerja sama untuk mendukung lembaga satuan tugas tersebut, serta pembentukan Locus Chain Foundation Research Institute di negara tersebut.

Proyek tersebut berawal dengan proses blockchaining yang lengkap pada empat sistem bank data pemerintah. Platform blockchain Locus Chain akan diterapkan untuk pembangunan sumber daya nasional, sistem produksi dan proses distribusi — industri-industri penting di Republik Demokratik Kongo — serta sistem manajemen bank sentral.

Proyek ini juga akan membangun sistem yang dibutuhkan dalam manajemen nasional, termasuk keamanan program kesejahteraan masyarakat seperti pertanian, manufaktur, jasa, perawatan kesehatan, pencegahan kejahatan dan komunitas. Beberapa sistem tersebut juga akan dibangun berdasarkan teknologi blockchain.

SangYoon Lee, Chairman, Locus Chain Foundation, bilang, “Dari konsultasi yang dilakukan bersama beberapa pejabat pemerintah Republik Demokratik Kongo, kami menyimpulkan, lembaga satuan tugas ini — terdiri atas beberapa pakar di Kongo dan anak usaha setempat milik Locus Chain — akan melakukan pengendalian mutu yang penting lewat pembentukan dan promosi proyek. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Demokratik Kongo atas janjinya untuk mendukung pendirian perusahaan lokal, termasuk keringanan pajak.”

Lee menambahkan, “Jika proyek pembangunan sistem e-government berdasarkan teknologi blockchain Locus Chain berhasil dituntaskan, sistem tersebut akan berperan penting dalam mempercepat pembangunan Republik Demokratik Kongo, sebagai salah satu negara yang paling kaya akan sumber daya di dunia, serta bersumbangsih terhadap kepentingan nasional.” (PRNewswire / TrenzIndonesia)

Latest articles

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

More like this

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...