HomeNewsMasjid Agung Kota Bogor Butuh Perhatian

Masjid Agung Kota Bogor Butuh Perhatian

Published on

Harapan Baru di Era Kepemimpinan Dedie A. Rachim

Bogor, Trenzindonesia | Masjid Agung Kota Bogor, salah satu ikon kebanggaan masyarakat, kini menghadapi tantangan serius terkait kondisi fisik dan pengelolaannya.

Masjid Agung Kota Bogor Butuh Perhatian

Terletak strategis di pusat kota, berdekatan dengan Alun-Alun Kota Bogor dan Stasiun Bogor, masjid ini menjadi salah satu pusat ibadah dan simbol kota. Namun, keindahan dan fungsi masjid ini kini memerlukan perhatian yang mendesak.

Bangunan Masjid Agung menunjukkan tanda-tanda perawatan yang kurang memadai. Dari menara masjid, sudut-sudut bangunan, hingga pengecatan, terlihat bahwa pengerjaan konstruksi dilakukan dengan kualitas yang tidak optimal. Acian semen yang retak, cat yang pudar, dan pagar yang tidak terawat menciptakan kesan kumuh pada masjid ini.

Masjid Agung Kota Bogor Butuh Perhatian

Lingkungan sekitar masjid juga menjadi perhatian serius. Area di sekitar pintu masuk menara terlihat dipenuhi sampah plastik dan rerumputan liar. Kondisi ini mencerminkan kurangnya pengelolaan lingkungan yang baik di sekitar masjid, padahal lokasinya berada di pusat keramaian kota.

Masjid Agung Kota Bogor Butuh Perhatian

Masjid Agung Kota Bogor telah melalui berbagai tahap pembangunan di bawah beberapa periode kepemimpinan, mulai dari Wali Kota Diani Budiarto, Bima Arya, hingga Wali Kota terpilih yang segera akan dilantik, Dedie A. Rachim.

Di era Bima Arya, pembangunan masjid Agung kota Bogor sempat mangkrak dan terseok seok dengan bergantian kontraktor untuk mencapai target sesuai program BOGOR BERLARI, tetapi pembangunan masjid Agung Kota Bogor sekilas seperti jalan ditempat. Meski diresmikan mendekati akhir masa jabatan Bima Arya, bangunan masjid masih dalam tahap finishing, dengan banyak aspek yang belum selesai sempurna. Hal ini sempat menjadi perhatian masyarakat, yang berharap masjid ini dapat benar-benar menjadi kebanggaan bersama.

Sayangnya, hingga saat ini, perubahan signifikan belum terlihat. Pembangunan yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seharusnya dapat memberikan hasil yang berkualitas, tetapi kenyataannya, kualitas bangunan dan pengelolaan masjid masih jauh dari harapan.

Harapan di Era Kepemimpinan Baru

Kini, masyarakat menaruh harapan pada Wali Kota terpilih Dedie A. Rachim yang mengusung slogan “Bogor BERES“. Program ini diharapkan mampu menyelesaikan berbagai masalah infrastruktur kota, termasuk Masjid Agung kota Bogor.

Harapan besar masyarakat adalah agar pemerintah daerah tidak hanya mengejar penyelesaian proyek secara kuantitas, tetapi juga memastikan kualitasnya sesuai standar. Pembangunan yang dilakukan harus bebas dari praktik-praktik “asal bapak senang” (ABS) dan melibatkan pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada penyimpangan penggunaan dana publik.

Masjid Agung Kota Bogor Butuh Perhatian

Masjid Agung Kota Bogor bukan sekadar tempat ibadah. Ia adalah simbol religius, budaya, dan kebersamaan masyarakat Bogor. Kebersihan, keindahan, dan kenyamanan masjid seharusnya menjadi prioritas utama, mencerminkan nilai-nilai luhur yang diusung kota ini.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, Masjid Agung Kota Bogor diharapkan dapat kembali menjadi ikon yang membanggakan. Jika dikelola dengan baik, masjid ini tidak hanya akan menjadi pusat ibadah yang nyaman tetapi juga menjadi daya tarik wisata religi yang dapat memperkuat identitas Kota Bogor. (Igon/Fjr)

Latest articles

Golden Memories 50 Tahun Kelulusan SMPN 45 Jakarta Angkatan 79

Suasana haru, hangat, dan penuh kenangan mewarnai perhelatan “Golden Memories – 50 Tahun Kelulusan...

Rayhan Cornelis Lepas Rindu Indonesia di Belanda, Temani Sang Ibu dalam Malam Amal untuk Korban Banjir Sumatra

Belanda, Trenzindonesia.com | Suasana hangat khas Indonesia terasa begitu kental dalam gelaran malam amal...

Sam Bimbo dan PJBW Tebar Kebaikan di Bandung, Berbagi Nasi Boks hingga Menginspirasi Anak-Anak HOME Bandung Bersinar

BANDUNG – Semangat berbagi kembali ditunjukkan Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) bersama musisi legendaris...

Mie Bebek Persembahan Cha Kitchen Makin Eksis dan Favorit di Fresh Market Emerald Bintaro

Kuliner Mie Bebak sebelumnya sangat asing di masyarakat. Selama ini kita hanya familiar dengan...

More like this

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...