HomeNewsNFA Perkuat Pencegahan Sisa Pangan Lewat Optimalisasi SPPG di Program Makan Bergizi...

NFA Perkuat Pencegahan Sisa Pangan Lewat Optimalisasi SPPG di Program Makan Bergizi Gratis

Published on

Direktur Kewaspadaan Pangan NFA, Nita Yulianis Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Faradilla Attamimi dan Kepala SPPG Waiheru, Hapisa Hupea meninjau SPPG Waiheru, Kota Ambon

Ambon, Trenzindonesia.com | Badan Pangan Nasional (NFA) menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan cara mencegah susut dan sisa pangan (SSP) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis adalah mendorong optimalisasi peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi garda terdepan penyediaan makanan bergizi bagi kelompok rentan.

SPPG berperan penting memasak dan menyalurkan makanan bergizi untuk ibu hamil, menyusui, balita, hingga peserta didik. Dengan standar operasional yang ketat serta penggunaan bahan pangan secara efisien, SPPG memastikan kebutuhan gizi terpenuhi tanpa menimbulkan pemborosan.

Pencegahan sisa pangan harus menjadi bagian integral dari pelaksanaan MBG dan membutuhkan kerja sama lintas sektor dengan pendekatan pentahelix,” ujar Direktur Kewaspadaan Pangan NFA, Nita Yulianis, saat meninjau SPPG Waiheru, Kota Ambon.

Nita menambahkan, data sisa makanan dari program MBG bisa dijadikan bahan evaluasi menu harian agar lebih sesuai dengan selera peserta didik, sekaligus memastikan asupan gizi tetap optimal. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan sisa pangan dalam kerangka ekonomi sirkular untuk mengurangi sampah dan mendukung upaya menjaga kelestarian bumi.

Maluku Masih Hadapi Tantangan Gizi

Provinsi Maluku tercatat menempati posisi kedua tertinggi angka Prevalence of Undernourishment (PoU) di Indonesia, yakni sebesar 31,66%. Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Faradilla Attamimi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengukuran baseline sebelum dan sesudah pemberian makanan oleh SPPG.

“Langkah ini untuk mengevaluasi efektivitas intervensi gizi. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan SPPG di Maluku agar pendampingan dan pemantauan program MBG bisa berjalan berkesinambungan,” ungkapnya.

Tantangan Sisa Sayur di SPPG

Sejak beroperasi pada Januari 2025, SPPG Waiheru telah menerapkan sistem pemilahan dan penimbangan sisa makanan secara rutin. Kepala SPPG Waiheru, Hapisa Hupea, menyebut sebagian besar sumber karbohidrat dan protein yang disajikan berhasil dihabiskan peserta didik. Namun, masih ada tantangan terkait konsumsi sayur.

“Setiap hari rata-rata sekitar 15 kilogram sayur tidak habis dimakan siswa dan berakhir terbuang. Dari data ini kami terus melakukan penyesuaian menu agar lebih sesuai dengan selera mereka,” jelas Hapisa.

Transformasi Menuju Pangan Berkelanjutan

Melalui kolaborasi lintas sektor, inovasi pengelolaan pangan, dan optimalisasi SPPG, NFA berharap praktik pengurangan SSP dapat menjadi bagian dari transformasi menuju sistem pangan Indonesia yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan.

Latest articles

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

More like this

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)